Saturday, 25 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Komite FDA Usulkan Pelonggaran Pembatasan Sejumlah Peptida untuk Kompon Sirup

Oleh Rini Widiyarti July 25, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Sebuah komite penasihat di bawah Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan untuk menambahkan sejumlah peptida ke dalam daftar zat obat curah yang memenuhi syarat untuk 503A. Rekomendasi ini muncul setelah pertemuan Komite Penasihat Kompon Sirup FDA yang berlangsung pada 23 dan 24 Juli lalu, di mana para anggota membahas berbagai aspek terkait peptida.

Dr. Owais Durrani, seorang dokter spesialis kedokteran darurat yang berpraktik di Houston, sebelumnya telah mengemukakan pandangannya bahwa “beberapa obat paling transformatif dalam kedokteran modern adalah peptida,” merujuk pada contoh seperti insulin dan semaglutide. Ia menambahkan, “sains peptida itu nyata, serius, dan layak untuk dikejar.” Namun, Durrani juga menyoroti bahwa sistem yang ada saat ini dinilai berantakan.

Keputusan komite ini berpotensi mengubah cara akses terhadap beberapa peptida yang digunakan dalam formulasi obat kompon. Daftar zat obat curah 503A merujuk pada senyawa yang dapat digunakan oleh apoteker untuk membuat obat resep yang disesuaikan untuk pasien individu, yang tunduk pada persyaratan tertentu. Penambahan peptida ke dalam daftar ini dapat mempermudah ketersediaannya bagi para profesional kesehatan untuk meresepkan.

Meskipun demikian, proses peninjauan ini tidak luput dari sorotan. Komite Penasihat Kompon Sirup FDA sendiri telah menghadapi kritik terkait dugaan adanya beberapa anggota yang memiliki konflik kepentingan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai objektivitas dan independensi proses pengambilan keputusan, meskipun rekomendasi yang dihasilkan tetap harus melalui tinjauan lebih lanjut oleh FDA sebelum menjadi kebijakan resmi.

Rekomendasi ini mencerminkan upaya untuk menyeimbangkan antara kemajuan ilmiah dalam penggunaan peptida dan kebutuhan untuk memastikan keamanan serta efektivitas obat yang diformulasikan. Dengan potensi pelonggaran pembatasan, diharapkan inovasi dalam terapi berbasis peptida dapat terus berkembang, sambil tetap mengedepankan standar kualitas dan keamanan obat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp