Saturday, 25 July 2026
BREAKING
DUNIA

MUNA Ungkap Momen Paling Mengerikan di Panggung dan Makna “Queer Pop”

Oleh Rini Widiyarti July 25, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Grup musik MUNA, yang terdiri dari Katie Gavin, Josette Maskin, dan Naomi McPherson, baru-baru ini membagikan pengalaman mereka mengenai pertunjukan terburuk sepanjang karier mereka. Momen mengerikan itu terjadi saat mereka tampil di sebuah festival di Los Angeles, di mana suara anjing-anjing yang terganggu justru mendominasi suasana.

Dalam sebuah wawancara, para personel MUNA menceritakan detail kejadian yang membuat mereka merasa tidak nyaman. “Anjing-anjing itu mulai kesal,” ungkap salah satu anggota, menggambarkan bagaimana suara gonggongan yang berisik mengganggu penampilan mereka. Insiden ini menjadi salah satu dari sekian banyak pengalaman tampil yang tidak terlupakan bagi band asal Los Angeles tersebut.

Lebih dari sekadar berbagi kisah kelam, MUNA juga menyentuh isu-isu penting melalui karya musik mereka. Band ini secara konsisten memasukkan aksi politik ke dalam lirik dan tema lagu-lagu mereka. Hal ini mencerminkan komitmen mereka untuk menggunakan platform mereka sebagai wadah advokasi dan refleksi sosial.

Diskusi mendalam juga mengarah pada definisi dan makna dari “queer pop” yang seringkali diasosiasikan dengan musik mereka. MUNA melihat genre ini sebagai ruang aman dan inklusif yang merayakan identitas LGBTQ+ serta mengeksplorasi tema-tema yang relevan dengan komunitas tersebut. Bagi mereka, “queer pop” bukan sekadar label genre, melainkan sebuah gerakan budaya yang memberdayakan.

Perjuangan dan pengalaman unik MUNA dalam industri musik menjadi bukti ketahanan dan dedikasi mereka. Dari insiden panggung yang kacau hingga upaya mereka mengintegrasikan pesan-pesan sosial ke dalam musik, MUNA terus membuktikan diri sebagai salah satu grup yang patut diperhitungkan dalam kancah musik kontemporer.

Bagikan: Facebook X WhatsApp