Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Wabah Legionnaires di Manhattan Merenggut Nyawa Keempat, Sumber Diduga Telah Diatasi

Oleh Rini Widiyarti July 22, 2026 5 hours lalu 0 komentar

Wabah penyakit Legionnaires yang melanda Upper East Side, Manhattan, New York City, kembali memakan korban. Hingga Senin, otoritas kesehatan mengumumkan bahwa korban jiwa keempat telah tercatat, menambah daftar panjang puluhan orang yang harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat infeksi bakteri mematikan ini.

Kabar duka ini menyusul pernyataan singkat dari Komisaris Kesehatan New York City, Alister F. Martin, MD, yang disampaikan melalui media sosial. Beliau menyatakan bahwa sumber wabah “kemungkinan besar telah dihilangkan” dan “kami belum melihat ada pasien dengan gejala baru selama lebih dari seminggu.” Pernyataan ini memberikan sedikit kelegaan di tengah kekhawatiran publik.

Data terbaru yang dirilis oleh Departemen Kesehatan dan Higiene Mental New York City pada Senin malam mencatat setidaknya 76 kasus terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, 60 pasien dilaporkan harus menjalani rawat inap. Penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh tim ahli telah berhasil mengidentifikasi sumber penularan penyakit ini.

Meskipun detail spesifik mengenai sumber tersebut belum diungkapkan secara rinci kepada publik, laporan awal mengindikasikan adanya keterkaitan dengan sebuah menara pendingin. Sumber ini diyakini menjadi tempat berkembang biaknya bakteri *Legionella*, yang kemudian menyebar melalui sistem udara dan menginfeksi warga di sekitarnya. Penemuan ini menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan agar wabah serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Wabah Legionnaires merupakan bentuk pneumonia yang disebabkan oleh bakteri *Legionella*. Bakteri ini umumnya ditemukan di sumber air tawar, namun dapat tumbuh subur di sistem air buatan manusia seperti menara pendingin, sistem pemanas air, dan sistem air pancuran. Penularannya terjadi ketika seseorang menghirup tetesan air yang mengandung bakteri tersebut, bukan melalui kontak langsung antarindividu.

Otoritas kesehatan terus melakukan pemantauan ketat dan mengambil langkah-langkah pencegahan tambahan untuk memastikan tidak ada lagi kasus baru yang muncul. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan gejala yang mencurigakan kepada petugas kesehatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp