Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Tiga Turis Wanita Nekat Jalan Kaki 9 Km ke Bandara Changi Singapura Dini Hari

Oleh Muzairi M July 21, 2026 10 hours lalu 0 komentar

Tiga turis wanita dilaporkan memilih berjalan kaki sejauh 9,4 kilometer menuju Bandara Changi Singapura pada pukul 03.00 pagi. Aksi nekat ini seketika menjadi viral di media sosial.

Kejadian tak biasa ini terjadi pada Selasa, 11 Juni 2024. Ketiga turis tersebut, yang identitasnya tidak dirinci lebih lanjut, diduga kuat menghadapi situasi mendesak yang membuat mereka memilih opsi berjalan kaki yang cukup ekstrem.

Informasi mengenai kejadian ini pertama kali mencuat melalui unggahan di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) oleh akun @sgtrafficnews. Akun tersebut membagikan rekaman video yang menunjukkan ketiga wanita tersebut sedang berjalan kaki di pinggir jalan raya. Dalam video tersebut, terlihat mereka membawa barang bawaan.

Tindakan ini sontak mengundang berbagai reaksi dari warganet. Sebagian besar mengungkapkan kekhawatiran terhadap keselamatan mereka, mengingat berjalan kaki di jalan raya pada jam tersebut berpotensi membahayakan. Namun, ada pula yang berspekulasi bahwa mereka mungkin menghadapi kendala transportasi atau masalah lain yang memaksa mereka melakukan hal tersebut.

Pihak berwenang setempat, dalam hal ini Kepolisian Singapura, telah memberikan tanggapan terkait peristiwa ini. Menurut pernyataan resmi yang dirilis, polisi tidak menerima laporan adanya insiden yang membahayakan terkait ketiga turis tersebut. Juru bicara kepolisian menyatakan, “Kami tidak menerima laporan insiden yang membahayakan terkait dengan kejadian ini.” Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun aksi mereka terlihat berisiko, tidak ada laporan formal mengenai bahaya yang mereka alami.

Meskipun demikian, aksi berjalan kaki dalam jarak yang cukup jauh di jam-jam sepi dan di area yang notabene adalah jalan raya, tetap menjadi sorotan. Jarak 9,4 kilometer setara dengan menempuh rute dari Monumen Nasional (Monas) ke Bundaran HI di Jakarta, namun dilakukan pada dini hari.

Kejadian ini memunculkan diskusi tentang berbagai kemungkinan alasan di balik keputusan mereka, mulai dari kehabisan dana transportasi, masalah komunikasi, hingga situasi darurat pribadi yang tidak diketahui publik. Namun, tanpa adanya informasi lebih lanjut dari para turis itu sendiri, motif di balik aksi mereka masih menjadi tanda tanya besar.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait