Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Zasocitinib Ungguli Apremilast dalam Pengobatan Psoriasis di Area Sulit

Oleh Rini Widiyarti July 21, 2026 17 hours lalu 0 komentar

Obat psoriasis terbaru, zasocitinib, menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam membersihkan lesi pada area tubuh yang sulit diobati dan berdampak tinggi, demikian diumumkan oleh Takeda Pharmaceutical Company Limited. Hasil uji klinis fase 3 yang dipresentasikan pada American Academy of Dermatology Innovation Academy mengungkapkan bahwa zasocitinib, sebuah inhibitor tirosin kinase 2 (TYK2) oral selektif, mampu mengatasi psoriasis pada kulit kepala dan telapak tangan/kaki dengan tingkat keberhasilan yang mengesankan.

Dalam studi tersebut, sekitar 75% partisipan yang menderita psoriasis pada kulit kepala dan 70% partisipan dengan psoriasis palmoplantar yang menggunakan zasocitinib berhasil mencapai kondisi kulit jernih atau hampir jernih dalam waktu 16 minggu. Zasocitinib bekerja dengan cara menghambat interleukin-23 dan jalur lain yang memicu peradangan pada psoriasis, menawarkan harapan baru bagi pasien yang sebelumnya kesulitan mendapatkan hasil maksimal dari pengobatan.

Hasil ini secara langsung membandingkan zasocitinib dengan apremilast, sebuah pengobatan oral yang sudah ada. Zasocitinib terbukti memberikan tingkat pembersihan yang lebih tinggi dibandingkan apremilast pada area-area yang seringkali menjadi tantangan dalam penanganan psoriasis. Keberhasilan ini menegaskan potensi zasocitinib sebagai pilihan terapi yang superior, terutama bagi pasien dengan psoriasis yang memengaruhi kualitas hidup secara signifikan.

Takeda juga menyoroti bahwa zasocitinib menawarkan mekanisme kerja yang berbeda dari banyak terapi biologis yang ada saat ini. “Kami memiliki banyak biologis dan cukup banyak pilihan untuk psoriasis, namun zasocitinib menawarkan mekanisme kerja yang baru,” ujar juru bicara Takeda. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa zasocitinib dapat menjadi alternatif yang berharga, terutama bagi pasien yang tidak merespons dengan baik terhadap terapi biologis atau yang memiliki preferensi terhadap pengobatan oral.

Psoriasis adalah kondisi peradangan kronis yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, menyebabkan bercak kulit yang merah, bersisik, dan gatal. Psoriasis pada kulit kepala dan area palmoplantar seringkali sangat mengganggu, memengaruhi penampilan, mobilitas, dan kepercayaan diri pasien. Oleh karena itu, penemuan pengobatan yang lebih efektif seperti zasocitinib sangat disambut baik oleh komunitas medis dan pasien.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait