Seorang jurnalis Indonesia berbagi pengalamannya menggunakan stik pernapasan magnetik Intake, yang diklaimnya telah membantunya merasa lebih segar saat bangun tidur. Penggunaan produk ini muncul setelah ia berjuang dengan masalah tidur dan sering ditegur karena mendengkur.
Produk yang direkomendasikan adalah Intake Magnetic Nasal Strips, yang dibanderol seharga $59.99 di Amazon. Berbeda dengan stik hidung perekat biasa, Intake menggunakan tab perekat di kedua sisi hidung yang kemudian disambungkan dengan pita magnetik. Pita ini menarik tab secara perlahan, melebarkan katup hidung dan membuat pernapasan terasa lebih lega. Penulis merasa puas dengan daya rekatnya dan sensasi ‘klik’ saat pita magnet terpasang, bahkan ia juga mencobanya saat berlari.
Fenomena stik hidung ini sebenarnya bukan hal baru. Penulis melihatnya semakin populer di kalangan atlet, seperti pelari dan atlet hibrida, seiring dengan meningkatnya minat pada pernapasan hidung dan teknik pernapasan secara umum.
Namun, penulis menekankan bahwa pengalaman positifnya ini bersifat anekdotal dan tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Ia mengakui bahwa peningkatan skor tidur di jam tangan pintarnya kemungkinan besar disebabkan oleh efek plasebo. Studi ilmiah mengenai stik hidung, termasuk tinjauan 19 penelitian, tidak menemukan perbedaan signifikan dalam VO2 max, detak jantung, atau tingkat kelelahan yang dirasakan antara pengguna dan non-pengguna. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa stik hidung eksternal tidak secara signifikan meningkatkan kualitas tidur atau mengurangi sumbatan hidung dibandingkan dengan plasebo.
Meskipun demikian, penulis tetap menghargai efek plasebo yang ia rasakan. Ia menduga stik hidung ini juga membantunya menjaga mulut tetap tertutup saat tidur, yang berkontribusi pada pengurangan dengkuran. Sensasi pernapasan hidung yang lebih mudah, baik saat tidur maupun berolahraga, menjadi alasan utama ia menjadikan stik pernapasan magnetik Intake sebagai bagian dari rutinitasnya.
