Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
DUNIA

Houthi Yaman Umumkan ‘Embargo Maritim’ Terhadap Arab Saudi, Balasan Blokade

Oleh Rini Widiyarti July 21, 2026 20 hours lalu 0 komentar

Kelompok Houthi di Yaman pada hari Minggu, 22 Mei 2022, mengumumkan dimulainya ’embargo maritim’ terhadap Arab Saudi. Langkah ini diklaim sebagai respons langsung terhadap blokade yang diberlakukan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap pelabuhan dan bandara di Yaman.

Juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, menyatakan bahwa embargo tersebut berlaku efektif segera. Ia menambahkan bahwa tindakan ini merupakan balasan atas penolakan kapal-kapal yang membawa produk minyak dan obat-obatan untuk masuk ke Yaman, yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang semakin parah.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi Al Masirah yang dikelola Houthi, Saree merinci bahwa operasi ini menargetkan semua pelabuhan yang dikuasai oleh pasukan yang didukung Arab Saudi, serta kapal-kapal yang beroperasi di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa embargo akan terus berlanjut selama blokade terhadap Yaman masih diberlakukan.

“Kami mengumumkan peluncuran operasi maritim yang luas untuk menargetkan semua pelabuhan yang dikuasai oleh pasukan musuh di Yaman, dan semua kapal yang beroperasi di wilayah maritim Yaman,” ujar Saree. Ia juga mengindikasikan bahwa gerakan Houthi akan menargetkan kapal-kapal yang digunakan untuk mendukung koalisi pimpinan Arab Saudi dalam operasi militer mereka.

Saree menegaskan bahwa tujuan utama dari embargo maritim ini adalah untuk mengakhiri blokade yang telah berlangsung lama terhadap Yaman. Ia juga menyampaikan pesan kepada negara-negara yang bersekutu dengan koalisi pimpinan Arab Saudi, memperingatkan mereka untuk tidak terlibat dalam operasi militer koalisi tersebut. “Kami memperingatkan semua negara yang bersekutu dengan koalisi agar tidak terlibat dalam operasi apa pun yang mendukung blokade Yaman, karena mereka akan menjadi target sah kami,” tegasnya.

Langkah Houthi ini terjadi di tengah upaya internasional untuk mencapai gencatan senjata dan memulai pembicaraan damai guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di Yaman. Koalisi pimpinan Arab Saudi sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait pengumuman embargo maritim oleh Houthi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait