Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara tim nasional Spanyol melawan Austria menyisakan cerita kurang sedap. Wasit asal Swedia, Glenn Niberg, menjadi sorotan tajam setelah mengambil keputusan kontroversial yang merugikan La Furia Roja.
Dalam laga tersebut, Spanyol kehilangan gol sah yang dicetak oleh Marc Cucurella pada babak pertama. Wasit Niberg memutuskan untuk membatalkan gol tersebut setelah menganggap bek Spanyol, Pau Cubarsi, melakukan pelanggaran terhadap kiper Austria.
Namun, tayangan ulang menunjukkan tidak ada kontak fisik yang berarti atau pelanggaran yang dilakukan oleh Cubarsi. Keputusan ini memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola dunia karena dinilai merugikan tim Spanyol secara signifikan.
Jaringan spesialis pengawasan wasit, Archivo VAR, memberikan penilaian sebesar 5,0 dari 10 kepada Niberg. Mereka menyebut performa sang pengadil lapangan sebagai keberhasilan yang diraih dengan susah payah.
Secara umum, Niberg dinilai mampu memimpin pertandingan dengan tenang dan memiliki selera humor yang baik. Kemampuannya meredam tensi tinggi di lapangan membantu menjaga kelancaran ritme permainan sepanjang laga.
Namun, insiden pembatalan gol Cucurella menjadi noda hitam dalam kepemimpinannya. Laporan Archivo VAR menegaskan bahwa keputusan tersebut salah karena tidak ada pelanggaran yang terjadi saat proses gol berlangsung.
Meski demikian, pihak Archivo VAR tetap memberikan apresiasi atas manajemen pertandingan yang dilakukan Niberg. Sang wasit dianggap mampu menangani tekanan besar dalam turnamen sekelas Piala Dunia dengan cukup baik.
Hanya saja, mereka juga memberikan catatan kritis bahwa kesalahan sekecil apa pun di ajang sebesar Piala Dunia dapat mengubah jalannya pertandingan. Keputusan yang keliru seperti ini jelas berdampak besar bagi nasib tim yang berlaga di turnamen bergengsi tersebut.
Kejadian ini pun memicu diskusi lebih lanjut mengenai penggunaan teknologi VAR di Piala Dunia 2026. Banyak pihak menyayangkan mengapa insiden yang tampak sah tersebut tidak dikoreksi lebih teliti oleh tim wasit di lapangan.
Hingga kini, pertandingan Spanyol melawan Austria tersebut masih menjadi topik perbincangan hangat di media sosial. Para pendukung Spanyol sangat menyesalkan hilangnya gol yang seharusnya mampu memberikan keunggulan bagi tim kesayangan mereka.
Bagi Niberg sendiri, laga ini menjadi pelajaran berharga dalam kariernya sebagai wasit internasional. Konsistensi dalam mengambil keputusan krusial di menit-menit penting tentu menjadi evaluasi utama bagi para pengadil di kompetisi sepak bola tertinggi dunia ini.











