Keributan Warnai Hotel Timnas Mesir di Dallas, Asisten Pelatih Nyaris Baku Hantam dengan Polisi

Danu Ilham

Sebuah insiden mengejutkan melibatkan staf tim nasional Mesir dan aparat kepolisian terjadi di Dallas, Amerika Serikat. Kejadian yang berlangsung pada Kamis tersebut mencoreng kenyamanan para pemain yang tengah bersiap menghadapi laga krusial di turnamen internasional.

Peristiwa bermula saat salah seorang penggemar muda berupaya mengajak pemain bintang Mesir, Trezeguet, untuk berfoto bersama. Sang pemain tampak kooperatif dan telah bersiap untuk meladeni permintaan penggemar tersebut di area hotel tempat mereka menginap.

Namun, suasana berubah menjadi kacau ketika asisten pelatih timnas Mesir, Ibrahim Hassan, mendekati lokasi kejadian. Ibrahim, yang merupakan saudara kembar identik dari pelatih Hossam Hassan, mendadak berinteraksi dengan situasi tersebut.

Tiba-tiba, seorang petugas keamanan Amerika Serikat mendekati Ibrahim Hassan dan langsung menariknya menjauh. Petugas itu terdengar memberikan instruksi tegas dengan berteriak, "Back off!" atau mundur.

Ibrahim Hassan yang merasa tidak terima dengan perlakuan kasar tersebut langsung naik pitam. Ia membalas dengan teriakan lantang, "Don’t push me! Don’t push me!" kepada petugas keamanan tersebut.

Ketegangan semakin meningkat saat salah satu anggota staf tim Mesir lainnya ikut meluapkan kekesalannya. "Are you crazy?!" teriak staf tersebut kepada petugas yang dianggap bertindak berlebihan.

Meski situasi sempat mereda sejenak, Ibrahim Hassan kembali meledak. Ia tertangkap kamera melontarkan kata-kata kasar, "Fuck you! Fuck you!" sambil mencoba menerjang ke arah petugas keamanan.

Aksi nekat Ibrahim Hassan akhirnya berhasil diredam setelah sejumlah staf tim Mesir segera menahan dan menariknya mundur. Beruntung, baku hantam fisik yang lebih besar dapat terhindarkan berkat kesigapan rekan-rekan setimnya.

Hingga kini, alasan pasti di balik tindakan represif petugas keamanan tersebut belum terungkap secara jelas. Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa kondisi hotel yang sedang sangat ramai menjadi pemicu utama petugas bertindak tegas untuk menjaga ketertiban.

Insiden ini tentu menjadi gangguan bagi persiapan skuad Mesir. Mengingat, mereka saat ini sedang dalam performa impresif setelah finis di posisi kedua dalam fase grup yang juga dihuni oleh tim kuat Belgia.

Mesir dijadwalkan akan melakoni pertandingan penting di babak 32 besar melawan Australia. Duel tersebut rencananya bakal digelar pada Jumat malam waktu setempat atau pukul 20.00 waktu Belanda.

Kejadian ini diharapkan tidak memengaruhi mentalitas para pemain menjelang laga hidup mati tersebut. Fokus utama tim kini adalah mengembalikan ketenangan di dalam skuad demi meraih hasil maksimal di babak gugur.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All