Thursday, 3 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Filter Tabir Surya Baru Amerika: Bemotrizinol Resmi Diizinkan, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Oleh Rini Widiyarti September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Amerika Serikat kini secara resmi mengizinkan penggunaan bemotrizinol sebagai bahan aktif dalam produk tabir surya. Aturan ini mulai berlaku pada 9 Agustus, menandai momen penting setelah Food and Drug Administration (FDA) menyetujui filter ultraviolet tersebut dua bulan sebelumnya. Bemotrizinol, yang dikenal dengan nama dagang PARSOL Shield dari dsm-firmenich, menjadi tambahan pertama pada daftar bahan tabir surya yang dijual bebas di AS sejak tahun 1999.

Penambahan bemotrizinol ke dalam monograph tabir surya over-the-counter FDA pada Juni lalu disambut antusias oleh publik. Konsumen menunjukkan minat yang besar untuk memahami perbedaan antara bahan aktif baru ini dengan filter tabir surya yang sudah ada sebelumnya. Pertanyaan seputar efektivitas, keamanan, dan cara kerjanya pun mulai mengemuka.

Bemotrizinol merupakan jenis filter UV yang termasuk dalam kategori filter kimia. Berbeda dengan filter mineral seperti zinc oxide dan titanium dioxide yang bekerja dengan memantulkan sinar UV, filter kimia seperti bemotrizinol menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas. Keunggulan bemotrizinol terletak pada kemampuannya memberikan perlindungan spektrum luas terhadap sinar UVA dan UVB.

Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah stabilitas bemotrizinol di bawah paparan sinar matahari. Berbeda dengan beberapa filter kimia lain yang cenderung terdegradasi seiring waktu saat terkena sinar UV, bemotrizinol menunjukkan stabilitas yang baik. Stabilitas ini penting untuk memastikan perlindungan yang konsisten dan tahan lama bagi pengguna tabir surya.

Mengenai efektivitasnya, bemotrizinol telah terbukti melalui berbagai penelitian mampu memberikan perlindungan yang signifikan dari efek berbahaya sinar matahari. Ini termasuk pencegahan kulit terbakar, penuaan dini, dan yang terpenting, pengurangan risiko kanker kulit. Penggunaannya dalam formulasi tabir surya diharapkan dapat meningkatkan tingkat perlindungan secara keseluruhan.

Meskipun demikian, seperti halnya bahan aktif baru lainnya, pertanyaan mengenai potensi alergi atau iritasi kulit tetap menjadi perhatian. FDA melakukan evaluasi ketat terhadap keamanan bahan-bahan yang disetujui, termasuk bemotrizinol, sebelum mengizinkan penggunaannya. Produsen tabir surya juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan produk mereka aman dan efektif sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dengan hadirnya bemotrizinol, konsumen kini memiliki pilihan yang lebih beragam dalam melindungi kulit mereka dari paparan sinar matahari. Pemahaman yang lebih baik tentang cara kerja dan manfaat bahan ini akan membantu masyarakat membuat pilihan produk tabir surya yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp