Sebuah insiden tragis terjadi di perairan Siprus Utara ketika sebuah kapal ferry dilaporkan terbalik, menyebabkan delapan orang meninggal dunia. Pencarian intensif masih terus dilakukan untuk menemukan 18 penumpang yang belum diketahui keberadaannya.
Kapal ferry tersebut dilaporkan mulai kemasukan air tak lama setelah lepas landas dari pelabuhan, menuju Turki. Kecepatan kapal dan kondisi cuaca saat itu masih menjadi fokus penyelidikan awal terkait penyebab insiden nahas ini.
Menurut laporan, kapal ferry itu berangkat pada hari Selasa (12/12/2023). Insiden ini sontak menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat dan pihak berwenang. Tim penyelamat gabungan dari Siprus dan Turki segera dikerahkan ke lokasi kejadian tak lama setelah menerima laporan.
Upaya pencarian difokuskan di area sekitar lokasi kapal terbalik. Kendala cuaca dan kondisi laut yang bergelombang dilaporkan sedikit menghambat jalannya operasi. Pihak berwenang terus berkoordinasi untuk memaksimalkan jangkauan pencarian dan memastikan setiap kemungkinan ditemukan.
Belum ada informasi rinci mengenai identitas para korban maupun penumpang yang hilang. Namun, pihak berwenang berjanji akan terus memberikan perkembangan terkini seiring dengan berjalannya operasi pencarian dan penyelidikan. Harapan terbesar saat ini adalah ditemukannya seluruh penumpang yang masih hilang dalam keadaan selamat.
