Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
DUNIA

Zelensky Buka Peluang Negosiasi Damai dengan Rusia di Tengah Serangan Moskow ke Kyiv

Oleh Heni Maulidya September 9, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengisyaratkan adanya kemungkinan negosiasi damai dengan Rusia untuk mengakhiri konflik dapat dilanjutkan dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul di tengah laporan serangan udara intensif yang dilancarkan Moskow terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Selasa (26/3/2024).

Meskipun serangan terus berlanjut, Zelensky menyatakan bahwa jalur diplomasi masih terbuka. Ia menyampaikan pandangannya dalam sebuah wawancara dengan media, di mana ia menyoroti potensi untuk kembali ke meja perundingan. Namun, ia juga menekankan bahwa kelanjutan negosiasi ini sangat bergantung pada perkembangan situasi di lapangan dan kesiapan kedua belah pihak untuk mencari solusi damai.

Situasi di Kyiv dilaporkan memburuk pada Selasa pagi, dengan pasukan Rusia melancarkan serangan udara yang dilaporkan menargetkan infrastruktur energi di kota tersebut. Serangan ini menyebabkan pemadaman listrik di beberapa wilayah dan menimbulkan kekhawatiran baru mengenai eskalasi konflik. Meskipun demikian, Zelensky tampaknya tetap berpegang pada keyakinan bahwa dialog, betapapun sulitnya, tetap menjadi jalan keluar yang paling realistis.

Presiden Zelensky sebelumnya telah berulang kali menyatakan bahwa Ukraina terbuka untuk negosiasi, namun dengan syarat-syarat tertentu yang mencakup penarikan pasukan Rusia dari seluruh wilayah Ukraina dan pemulihan integritas teritorialnya. Ia juga kerap mengkritik tindakan agresif Rusia yang dianggapnya menghambat upaya pencapaian perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Peluang negosiasi ini muncul setelah serangkaian upaya diplomatik sebelumnya yang belum membuahkan hasil signifikan. Pertemuan dan pembicaraan antara kedua negara sempat terhenti, terutama setelah berbagai insiden dan pelanggaran gencatan senjata. Pernyataan Zelensky kali ini memberikan secercah harapan bahwa kedua belah pihak mungkin bersedia untuk kembali menjajaki kemungkinan solusi diplomatik di tengah situasi yang masih bergejolak.

Bagikan: Facebook X WhatsApp