Waspada, Ini 9 Tanda Akun dan Perangkat Anda Sedang Diretas Peretas

Heni Maulidya

Keamanan data pribadi menjadi aspek krusial di era digital saat ini. Banyak pengguna tidak menyadari bahwa perangkat atau akun mereka telah disusupi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Para peretas biasanya bergerak secara senyap untuk memantau aktivitas, mencuri data, hingga mencari celah finansial. Berikut adalah sembilan tanda awal yang harus diwaspadai agar Anda bisa segera mengambil langkah preventif sebelum terjadi kerugian lebih besar.

Tanda pertama yang paling kentara adalah munculnya permintaan pengaturan ulang kata sandi atau kode otentikasi dua faktor secara tiba-tiba. Jika Anda menerima notifikasi tersebut padahal tidak merasa melakukan aktivitas apa pun, besar kemungkinan seseorang sedang mencoba membobol akun Anda. Segera ganti kata sandi dan gunakan metode keamanan yang lebih kuat seperti kunci fisik atau biometrik.

Kedua, perhatikan aktivitas login yang tidak dikenal. Jika Anda menemukan sesi aktif atau lokasi login yang mencurigakan di pengaturan akun, segera lakukan logout dari semua perangkat. Namun, pastikan Anda tidak sedang menggunakan VPN yang terkadang bisa memicu deteksi lokasi yang keliru.

Ketiga, waspadai perubahan perilaku perangkat yang tidak wajar. Jika ponsel atau komputer Anda tiba-tiba melambat, cepat panas, atau sering error, bisa jadi ada malware yang berjalan di latar belakang. Lakukan pembaruan sistem secara rutin dan jalankan pemindaian antivirus untuk memastikan keamanan perangkat Anda.

Keempat, keberadaan aplikasi asing yang tidak pernah Anda unduh adalah alarm bahaya. Peretas sering kali menyusupkan spyware yang tersembunyi atau menyamar sebagai aplikasi lain. Lakukan audit secara berkala pada daftar aplikasi dan tinjau izin akses yang diberikan kepada setiap perangkat lunak.

Kelima, lonjakan drastis pada pesan spam, panggilan telepon tidak dikenal, atau email phishing bisa menjadi indikasi kebocoran data. Anda bisa memantau status keamanan data melalui situs seperti Have I Been Pwned untuk mengecek apakah informasi pribadi Anda sempat tersebar di web gelap.

Keenam, jangan pernah abaikan transaksi uji coba atau nominal kecil pada kartu kredit. Peretas sering melakukan transaksi bernilai receh untuk memastikan data kartu Anda masih aktif sebelum melakukan pencurian dalam skala besar. Periksa mutasi rekening secara rutin karena transaksi ini terkadang tidak langsung muncul di saldo akhir.

Ketujuh, pesan atau email yang sudah terbaca padahal belum Anda buka adalah sinyal seseorang sedang memantau akun Anda. Jika kerabat Anda melaporkan menerima konten mencurigakan dari akun Anda, segera amankan akses akun tersebut.

Kedelapan, Anda mendadak terkunci dari akun sendiri atau akun media sosial diblokir. Ini sering terjadi akibat upaya login paksa yang berulang kali oleh pihak luar.

Terakhir, algoritma streaming seperti Netflix atau YouTube yang menampilkan rekomendasi asing di luar kebiasaan Anda bisa menjadi tanda orang lain sedang menggunakan akun tersebut. Jika ini terjadi, segera ubah kata sandi dan keluarkan semua perangkat yang terhubung.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All