Monday, 17 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Gibran Rakabuming Tampil Memukau dengan Ti’i Langga Khas Rote pada Upacara HUT RI ke-78

Oleh Muzairi M August 17, 2026 52 minutes lalu 0 komentar

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menarik perhatian publik saat menghadiri upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (17/8/2023). Ia tampil mengenakan busana adat Ti’i Langga, pakaian tradisional khas Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Pilihan busana ini bukan sekadar gaya, melainkan sebuah pernyataan budaya yang sarat makna.

Ti’i Langga yang dikenakan Gibran bukan sekadar pakaian adat biasa. Busana ini memiliki filosofi mendalam, melambangkan keperkasaan dan keteguhan hati seorang pria. Penggunaan aksesoris seperti topi Ti’i Langga yang khas, yang terbuat dari daun lontar dan memiliki bentuk kerucut tinggi, semakin memperkuat citra tersebut. Warna-warna cerah yang mendominasi pakaian ini juga menyiratkan semangat dan kegembiraan.

Pemilihan Ti’i Langga oleh Gibran dalam forum kenegaraan seperti upacara HUT RI diapresiasi sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan semangat pelestarian dan promosi warisan budaya bangsa. Melalui penampilannya, Gibran turut serta dalam upaya mengenalkan keunikan dan keindahan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda.

Dalam wawancaranya, Gibran mengungkapkan bahwa ia merasa bangga bisa mengenakan busana adat Ti’i Langga. Ia menyatakan, “Saya pakai Ti’i Langga ini, ini baju adat Rote. Ini melambangkan keperkasaan.” Pernyataan ini menegaskan kembali makna filosofis di balik pakaian tersebut dan komitmennya untuk melestarikan budaya.

Busana Ti’i Langga sendiri merupakan warisan leluhur masyarakat Rote yang telah diwariskan turun-temurun. Pakaian ini biasanya terdiri dari atasan dan bawahan yang terbuat dari bahan tenun ikat berkualitas tinggi, dengan motif-motif tradisional yang khas. Topi Ti’i Langga adalah elemen paling ikonik, yang seringkali dihiasi dengan ukiran atau sulaman.

Penggunaan busana adat Ti’i Langga oleh Gibran pada momen penting seperti perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi bukti nyata bahwa pakaian tradisional masih memiliki relevansi dan dapat tampil elegan di acara-acara formal. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut bangga dan aktif dalam melestarikan keberagaman budaya Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp