Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
POLITIK

Warga Manggarai Timur Cari Besi Puing Gempa Demi Bertahan Hidup

Oleh Danu Ilham August 19, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Warga yang terdampak gempa di Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa memunguti besi bekas dari puing-puing bangunan yang hancur untuk dijual demi memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Kondisi ini terjadi akibat keterlambatan bantuan pasca-bencana yang melanda wilayah tersebut.

Besi-besi tua yang berhasil dikumpulkan kemudian dijual kepada pengepul. Uang hasil penjualan tersebut menjadi andalan utama bagi para pengungsi untuk membeli bahan makanan. Ironisnya, di tengah kesulitan ini, mereka tetap menunjukkan semangat gotong royong dengan berbagi untuk dapur umum yang didirikan untuk meringankan beban sesama.

Salah seorang warga, Maria Goreti (45), menceritakan bagaimana ia dan tetangganya harus berjuang keras. “Kami tidak punya pilihan lain. Besi inilah yang kami jual untuk bisa makan,” ungkap Maria dengan nada lirih. Ia menambahkan bahwa bantuan yang datang belum mencukupi kebutuhan seluruh warga yang terdampak.

Keterlambatan distribusi bantuan logistik menjadi salah satu faktor utama yang mendorong warga melakukan aktivitas berburu besi tersebut. Menurut data yang dihimpun, tercatat setidaknya 1.200 rumah warga di empat kecamatan di Manggarai Timur mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada 29 November 2023. Kerusakan ini menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan sumber mata pencaharian.

Meskipun demikian, semangat kebersamaan tetap terjaga. Dapur umum yang dikelola oleh berbagai elemen masyarakat menjadi titik kumpul warga untuk mendapatkan makanan. Para pengungsi saling bahu-membahu, baik dalam penyediaan bahan makanan maupun dalam proses memasak, demi memastikan tidak ada warga yang kelaparan.

Pemerintah daerah setempat dilaporkan terus berupaya menyalurkan bantuan, namun skala kerusakan yang masif dan kondisi geografis yang menantang membuat proses distribusi menjadi tidak mudah. Warga berharap agar bantuan lebih intensif dan berkelanjutan dapat segera mereka terima untuk memulihkan kehidupan pasca-gempa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp