Pemerintah kembali menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman terbaru yang berlangsung hari ini, Kamis (15/4/2021), membawa tambahan 65 ton berbagai kebutuhan pokok. Bantuan ini menambah total pasokan logistik yang telah terkirim menjadi 253 ton.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan bahwa pengiriman hari ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi. “Hari ini kita kirimkan 65 ton logistik lagi. Ini untuk melengkapi bantuan-bantuan yang sudah sebelumnya kita kirimkan,” ujar Muhadjir usai memantau pengiriman di Jakarta, Kamis (15/4/2021).
Adapun 65 ton logistik yang dikirim hari ini mencakup berbagai barang esensial, seperti beras, air mineral, selimut, tenda, hingga kebutuhan bayi. Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan pesawat Hercules dan direncanakan tiba di Bandara El Tari, Kupang, NTT. Dari Kupang, logistik akan diteruskan ke daerah-daerah terdampak bencana yang membutuhkan.
Muhadjir menambahkan, total bantuan yang telah dikirimkan sebelumnya mencapai 188 ton. Dengan penambahan 65 ton hari ini, total keseluruhan bantuan logistik yang sudah sampai ke NTT menjadi 253 ton. “Totalnya sudah 253 ton bantuan logistik yang kita kirimkan,” tegasnya.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada warga terdampak gempa NTT. Selain bantuan logistik, upaya lain seperti penanganan pengungsi, perbaikan rumah, dan pemulihan ekonomi juga terus digalakkan. Koordinasi antarlembaga dan pemerintah daerah terus dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat, tepat, dan merata kepada seluruh korban yang membutuhkan.
