Monday, 27 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Wajah Mencong Tiba-Tiba? Kenali Gejala Bell’s Palsy yang Beda dengan Stroke

Oleh Muzairi M July 27, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Gangguan otot wajah mendadak yang hanya menyerang satu sisi, dikenal sebagai Bell’s palsy, dapat membuat penderitanya khawatir karena kemiripannya dengan stroke. Kondisi ini menyebabkan kelemahan otot wajah secara tiba-tiba, namun memiliki ciri khas yang membedakannya dari stroke.

Bell’s palsy merupakan kelumpuhan saraf kranial ketujuh atau saraf fasialis yang mengendalikan otot-otot ekspresi wajah. Gejala utamanya adalah kelemahan atau kelumpuhan mendadak pada satu sisi wajah, yang bisa membuat sebagian wajah tampak terkulai atau ‘jatuh’.

Gejala Bell’s palsy bisa muncul secara cepat, seringkali dalam hitungan jam hingga beberapa hari. Penderita mungkin mengalami kesulitan mengangkat alis, menutup mata rapat-rapat, atau tersenyum. Perubahan ini biasanya hanya terjadi pada satu sisi wajah. Selain itu, beberapa penderita juga melaporkan adanya rasa nyeri di belakang telinga pada sisi wajah yang terkena, perubahan rasa di lidah, serta peningkatan sensitivitas terhadap suara di telinga yang terpengaruh.

Perbedaan krusial antara Bell’s palsy dan stroke terletak pada gejala lain yang menyertainya. Stroke seringkali disertai dengan gejala neurologis lain seperti kelemahan pada lengan atau tungkai, kesulitan berbicara (disartria atau afasia), gangguan penglihatan, sakit kepala hebat, atau kehilangan kesadaran. Bell’s palsy, sebaliknya, umumnya hanya memengaruhi otot wajah tanpa disertai gejala-gejala neurologis sistemik tersebut.

Dokter biasanya mendiagnosis Bell’s palsy berdasarkan pemeriksaan fisik dan riwayat gejala. Meskipun penyebab pastinya seringkali tidak diketahui (idiopatik), kondisi ini diduga berkaitan dengan infeksi virus, seperti virus herpes simpleks. Penanganan Bell’s palsy biasanya melibatkan obat-obatan seperti kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dan obat antivirus, serta terapi fisik untuk membantu pemulihan fungsi otot wajah.

Sebagian besar penderita Bell’s palsy mengalami pemulihan yang baik, bahkan tanpa pengobatan, dalam kurun waktu beberapa minggu hingga bulan. Namun, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala kelumpuhan wajah mendadak untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai, serta menyingkirkan kemungkinan kondisi medis serius lainnya seperti stroke.

Bagikan: Facebook X WhatsApp