Universitas Indonesia (UI) kembali mengukuhkan posisinya di kancah global dengan menembus jajaran 200 besar dunia dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027. Capaian ini menempatkan UI pada peringkat ke-191 secara global dan menegaskan statusnya sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang konsisten bertahan di kelompok elit dunia. Namun, Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menekankan bahwa prestasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan momentum untuk terus meningkatkan daya saing dan kontribusi di tingkat internasional.
"UI harus bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih cerdas lagi untuk terus meningkatkan kontribusi dan daya saing kita di tingkat internasional," ujar Prof. Heri Hermansyah dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 20 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa mempertahankan posisi di tengah persaingan global yang kian ketat adalah capaian yang patut disyukuri, namun semangat untuk terus berkembang harus tetap dijaga.
Keberhasilan UI dalam QS WUR 2027 merupakan hasil kerja kolektif dari seluruh sivitas akademika, para alumni, serta mitra strategis universitas. Dengan pondasi yang kuat ini, UI bertekad untuk melanjutkan transformasinya menjadi universitas riset kelas dunia yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, baik di tingkat nasional maupun global.
Dalam rilis terbaru QS WUR 2027, UI menunjukkan performa impresif pada beberapa indikator penilaian. Kategori Employer Reputation UI tercatat meraih skor 87,4, menunjukkan tingginya kepercayaan dunia kerja terhadap kualitas lulusan UI. Disusul dengan Employment Outcomes yang mencapai 81,0, mengindikasikan keberhasilan para alumni dalam meniti karier pasca-kelulusan. Selain itu, International Faculty Ratio UI juga mendapatkan skor tinggi, yaitu 88,4, mencerminkan kuatnya jejaring akademik internasional yang dimiliki universitas.
Tak hanya di kancah dunia, UI juga menunjukkan dominasinya di tingkat regional. Universitas tertua di Indonesia ini berhasil masuk dalam delapan besar perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara dan menempati posisi 47 di Asia. Prestasi ini semakin memperkuat citra UI sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di kawasan.
Pemeringkatan QS World University Rankings sendiri merupakan salah satu tolok ukur global yang paling diakui dalam menilai kualitas institusi pendidikan tinggi. Quacquarelli Symonds, lembaga yang merilis pemeringkatan ini, menggunakan lima indikator utama untuk mengevaluasi universitas. Kelima indikator tersebut meliputi Penelitian dan Penemuan (dengan bobot 50 persen), Ketenagakerjaan dan Hasil (20 persen), Pengalaman Belajar (10 persen), Keterlibatan Global (15 persen), dan Keberlanjutan (5 persen).
Untuk edisi QS WUR 2027, QS melakukan penilaian terhadap 1.504 perguruan tinggi dari berbagai negara di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 universitas di Indonesia berhasil masuk dalam daftar pemeringkatan. UI menjadi satu-satunya perguruan tinggi Indonesia yang mampu menembus peringkat 200 besar dunia, menjadikannya universitas dengan peringkat tertinggi di Indonesia versi QS. Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi universitas Indonesia terdekat dengan UI, menempati peringkat ke-206 dunia.
Rektor UI Prof. Heri Hermansyah menyambut baik pencapaian ini sebagai bukti bahwa UI mampu bersaing di kancah internasional. Namun, ia menegaskan bahwa target utama UI bukanlah sekadar mempertahankan peringkat, melainkan terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus pada inovasi dan riset unggulan menjadi kunci bagi UI untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Dengan modal kepercayaan global yang terus meningkat, UI optimis dapat memperkuat posisinya sebagai universitas riset berkelas dunia. Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas akademik, memperluas kolaborasi internasional, serta mendorong penelitian inovatif diharapkan akan membawa UI menuju pencapaian yang lebih gemilang di masa depan. Semangat transformasi dan peningkatan daya saing akan terus menjadi prioritas utama universitas dalam menghadapi tantangan global yang dinamis.











