Sebanyak 290 penumpang Kapal Mentawai Fast 01 berhasil diselamatkan dalam insiden kandas dan mati mesin di perairan Padang, Sumatera Barat, pada Jumat, 14 Agustus. Kapal tersebut terseret ombak besar sebelum akhirnya terdampar.
Kejadian dramatis ini berawal saat Kapal Mentawai Fast 01 menghadapi ombak besar yang menghantam lambung kapal. Akibat guncangan yang kuat, mesin kapal dilaporkan mengalami mati mendadak, membuat kapal kehilangan kendali dan terseret menuju pesisir.
Petugas gabungan dari Basarnas, Polairud, dan nelayan setempat segera bergerak cepat memberikan pertolongan. Upaya evakuasi dilakukan dengan sigap untuk memastikan seluruh penumpang selamat. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Kepala Kantor SAR Padang, Herry Marantika, mengkonfirmasi bahwa seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi ke daratan dengan selamat. “Alhamdulillah, 290 penumpang berhasil kita selamatkan. Mereka dalam keadaan baik dan tidak ada yang terluka,” ujar Herry Marantika.
Proses evakuasi yang melibatkan beberapa instansi terkait ini berjalan lancar meskipun kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Kapal Mentawai Fast 01 sendiri merupakan salah satu moda transportasi laut yang melayani rute antara Padang dan Mentawai, melayani ratusan penumpang setiap harinya.
Penyebab pasti matinya mesin kapal dan kandasnya kapal masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Namun, faktor cuaca ekstrem berupa ombak besar diduga kuat menjadi pemicu utama terjadinya insiden tersebut.
