Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyoroti kedekatannya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dengan menyebut hubungan mereka tetap “bersahabat” pada Rabu (19/8). Pernyataan ini muncul di tengah kritik Trump terhadap Korea Selatan mengenai pembagian biaya pertahanan.
Trump secara eksplisit menyatakan bahwa ia memiliki hubungan baik dengan Kim Jong Un. “Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Kim Jong Un,” ujarnya, merujuk pada Pemimpin Korea Utara tersebut. Pernyataan ini menegaskan kembali narasi yang sering diusung oleh Trump mengenai interaksinya dengan Pyongyang, terlepas dari ketegangan geopolitik yang seringkali mewarnai hubungan kedua negara.
Lebih lanjut, Trump melancarkan kritik terhadap Korea Selatan terkait kontribusi finansial untuk pasukan AS yang ditempatkan di sana. Ia berpendapat bahwa Seoul seharusnya menanggung biaya yang lebih besar. “Korea Selatan seharusnya membayar lebih banyak,” tegas Trump, menyuarakan pandangannya mengenai pembagian beban keamanan di kawasan tersebut. Angka spesifik mengenai permintaan Trump tidak disebutkan dalam konteks ini, namun ia mengindikasikan ketidakpuasan terhadap kesepakatan yang ada.
Trump juga menyinggung mengenai negosiasi perjanjian pertahanan yang sedang berlangsung antara kedua negara. Ia menyebutkan bahwa Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah “sepakat untuk berbicara” mengenai masalah ini. Pernyataan ini mengisyaratkan adanya komunikasi dan upaya diplomasi untuk mencapai kesepakatan yang dianggap lebih adil oleh pihak AS. Namun, detail lebih lanjut mengenai isi pembicaraan atau potensi kesepakatan baru belum diungkapkan.
Sementara itu, Trump sebelumnya telah berulang kali mengkritik biaya yang dikeluarkan Amerika Serikat untuk pertahanan sekutu-sekutunya, termasuk Korea Selatan. Ia berargumen bahwa negara-negara tersebut harus lebih bertanggung jawab atas keamanan mereka sendiri. Pernyataan terbarunya ini sejalan dengan retorika yang konsisten dari pemerintahan Trump mengenai alokasi sumber daya pertahanan dan tanggung jawab sekutu.
