Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa dana aset Iran yang sebelumnya dibekukan oleh AS akan digunakan untuk mengganti kerugian yang ditimbulkan oleh serangan terhadap kapal dan kargo di Selat Hormuz. Langkah ini diambil sebagai respons atas tindakan Iran di jalur pelayaran strategis tersebut.
Trump menyatakan, “Semua kerusakan kapal dan kargo yang diserang Teheran di Selat Hormuz, kami akan menggantinya menggunakan uang Iran.” Pernyataan ini disampaikan oleh Trump pada hari Selasa, 18 Juni 2019, di Gedung Putih.
Lebih lanjut, Trump menjelaskan bahwa aset-aset Iran yang dibekukan tersebut akan dialokasikan untuk menutupi biaya perbaikan kapal yang rusak serta kompensasi bagi kargo yang hilang atau hancur akibat insiden di Selat Hormuz. Keputusan ini menggarisbawahi ketegangan yang terus meningkat antara AS dan Iran, terutama terkait isu keamanan maritim di kawasan Teluk Persia.
Insiden di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia, telah memicu kekhawatiran internasional akan potensi eskalasi konflik. AS secara konsisten menuding Iran bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap kapal tanker di wilayah tersebut. Trump sebelumnya juga sempat mengancam akan melakukan serangan balasan terhadap Iran jika serangan-serangan tersebut terus berlanjut.
Trump menegaskan kembali komitmen AS untuk menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz dan melindungi kepentingan negaranya serta sekutunya. Penggunaan aset Iran yang dibekukan untuk kompensasi ini merupakan salah satu bentuk penekanan ekonomi yang dilancarkan AS terhadap Teheran. Sanksi ekonomi yang diterapkan AS bertujuan untuk menekan Iran agar menghentikan aktivitas yang dianggap mengganggu stabilitas regional dan internasional.
