Jakarta – Jirayut, entertainer yang dikenal luas dari panggung D’Academy Asia, kini bersiap menghadapi tantangan baru di layar lebar. Ia akan debut sebagai pemeran utama dalam film horor-komedi bertajuk Cek Khodam. Kebahagiaan Jirayut terlihat jelas saat trailer resmi film ini diluncurkan di Metropole XXI Jakarta, Kamis (25/6/2026), meskipun ia sempat menyimpan keraguan besar sebelum menerima tawaran peran Sakti tersebut.
Momen peluncuran trailer itu menjadi pengalaman yang cukup mengejutkan bagi Jirayut. Ia mengaku syok saat pertama kali menonton potongan adegan film yang ia bintangi. Hal ini bukan tanpa alasan. Selama proses syuting berlangsung, Jirayut memang memiliki kebiasaan unik, yakni ogah mengecek rekaman adegan di layar monitor. Ia lebih memilih untuk memberikan kepercayaan penuh kepada sutradara dan tim produksi, sehingga hasil akhir trailer menjadi kejutan baginya sendiri.
Peran Sakti dalam film Cek Khodam ini menandai lompatan besar dalam karier Jirayut di dunia akting. Sebelumnya, ia sempat tampil sebagai kameo dalam film Kang Mak From Pee Mak yang sukses meraup lebih dari 4,8 juta penonton. Namun, menjadi pemeran utama adalah level yang sama sekali berbeda, dengan tanggung jawab dan ekspektasi yang jauh lebih besar. Hal inilah yang menjadi pangkal keraguannya ketika tawaran pertama kali datang.
Jirayut mengenang kembali momen ketika produser Dheeraj Kalwani dari rumah produksi Dee Company menghubunginya untuk memerankan karakter Sakti. Reaksi awalnya adalah keraguan mendalam. "Kali pertama ditawari peran utama, agak ragu untuk mau ambil. Enggak percaya diri, takutnya mengecewakan orang-orang," ungkap Jirayut kepada Showbiz Liputan6.com, menjelaskan beban pikiran yang ia rasakan.
Baginya, pengalaman di dunia film masih terbilang minim. Transisi dari panggung musik dan presenter televisi ke dunia akting, apalagi langsung dipercaya memikul peran sentral, bukanlah hal yang mudah. "Pengalaman saya di film masih belum banyak, masih baru banget, lalu dipercaya Dee Company menjadi pemeran utama. Bisa enggak, ya saya?" imbuhnya, menggambarkan pergolakan batin yang ia alami saat itu.
Keraguan Jirayut semakin menjadi-jadi ketika ia menerima sinopsis cerita Cek Khodam. Materi yang cukup panjang dan sepenuhnya menggunakan bahasa Indonesia membuatnya kesulitan untuk memahami inti cerita secara detail. Meskipun demikian, rasa penasaran tetap mendorongnya. Ia ingin mengetahui gambaran besar dari kisah Cek Khodam yang ditawarkan oleh Jeropoint, sineas di balik film ini.
Akhirnya, Jirayut meminta manajernya untuk menghubungi pihak Dee Company guna meminta penjelasan lebih lanjut. Manajernya kemudian menjembatani komunikasi, menjelaskan garis besar cerita yang melibatkan tiga sekawan, dan lebih spesifik mengenai karakter Sakti yang akan diperankan oleh Jirayut. "Manajer saya telepon lalu dijelaskan ceritanya ada tiga sekawan dan karakter Sakti begini-begini. Oh, oke tapi tetap saja saya ragu," beber Jirayut.
Meski sudah mendapat penjelasan, keraguan masih menyelimuti benak Jirayut. Namun, ada satu hal yang kemudian mulai memecah kebimbangan itu: daftar pemain pendukung. Jirayut lantas bertanya kepada manajernya siapa saja yang akan beradu akting dengannya. Saat mengetahui nama-nama seperti Saputra Kori dan Benidictus Siregar, serta beberapa pemain terkenal lainnya yang terlibat dalam film ini, sedikit demi sedikit rasa percaya dirinya mulai terbangun. Kehadiran aktor-aktor berpengalaman tersebut tentu menjadi nilai tambah dan mungkin memberikan rasa aman bagi Jirayut untuk melangkah lebih jauh.
Film Cek Khodam sendiri diproduksi oleh Dee Company, rumah produksi yang dikenal aktif menggarap berbagai genre film, termasuk horor dan komedi. Kolaborasi dengan Jeropoint sebagai sutradara menjanjikan sebuah tontonan yang segar dan relevan dengan tren saat ini, terutama mengenai isu-isu mistis yang kerap menarik perhatian publik. Bagi Jirayut, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan kemampuannya di luar zona nyaman sebagai seorang penyanyi dan pembawa acara.
Transformasi Jirayut dari bintang dangdut dan presenter energik menjadi pemeran utama film layar lebar tentu akan menjadi sorotan. Peran Sakti di Cek Khodam bukan hanya sekadar akting, melainkan sebuah pertaruhan karier yang bisa membawanya ke jenjang lebih tinggi di industri hiburan Tanah Air. Penonton kini menantikan bagaimana Jirayut mampu menaklukkan keraguan dan menyuguhkan performa terbaiknya dalam debut sebagai pemeran utama di film yang akan datang ini.
