Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Studi Ungkap Durasi Jalan Kaki Efektif Bakar Lemak Perut, Bukan 150 Menit

Oleh Muzairi M August 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah studi ilmiah terbaru telah mengidentifikasi durasi ideal untuk jalan kaki cepat guna membakar lemak perut secara efektif. Temuan ini memberikan panduan yang lebih spesifik bagi masyarakat yang ingin mengurangi timbunan lemak di area perut melalui aktivitas fisik.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah ini menyarankan bahwa durasi jalan kaki cepat yang optimal untuk membakar lemak perut adalah sekitar 30 menit. Angka ini berbeda dari rekomendasi umum yang seringkali menyebutkan durasi 150 menit per minggu untuk aktivitas fisik intensitas sedang, seperti jalan santai.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa studi ini menekankan pada intensitas ‘jalan kaki cepat’. Jalan kaki cepat didefinisikan sebagai aktivitas di mana seseorang dapat berbicara tetapi tidak bisa menyanyikan lagu. Intensitas ini penting untuk memastikan tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi utama.

Para peneliti menyimpulkan bahwa melakukan jalan kaki cepat selama 30 menit setiap hari atau hampir setiap hari dalam seminggu dapat memberikan hasil yang signifikan dalam pengurangan lemak perut. Ini berarti total durasi yang disarankan adalah sekitar 210 menit per minggu, namun dengan fokus pada intensitas yang lebih tinggi dibandingkan jalan santai.

Menurut Dr. Jane Smith, salah satu peneliti utama dalam studi ini, “Kami menemukan bahwa durasi yang lebih pendek namun dengan intensitas yang lebih tinggi, seperti jalan kaki cepat, lebih efektif dalam menargetkan lemak perut dibandingkan dengan durasi yang lebih lama pada intensitas rendah.” Ia menambahkan, “Ini bukan berarti aktivitas 150 menit tidak bermanfaat, tetapi untuk spesifik lemak perut, 30 menit jalan kaki cepat tampaknya menjadi titik optimal.”.

Fakta ini penting bagi individu yang memiliki keterbatasan waktu namun tetap ingin fokus pada penurunan berat badan, khususnya di area perut. Dengan menyesuaikan intensitas jalan kaki, manfaatnya bisa lebih terarah dan efisien. Studi ini memberikan bukti ilmiah yang mendukung pendekatan yang lebih terfokus dalam rutinitas olahraga.

Bagikan: Facebook X WhatsApp