Saturday, 1 August 2026
BREAKING
DUNIA

Spanyol Kritik Respons ‘Egois’ Sejumlah Negara UE atas Arus Migran Ceuta

Oleh Rini Widiyarti August 1, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Spanyol melontarkan kritik tajam terhadap respons yang dianggapnya “egois” dari beberapa negara Uni Eropa (UE) terkait lonjakan arus migran di Ceuta. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyatakan kekecewaannya atas sikap tersebut, terutama menyusul insiden yang terjadi di wilayah Ceuta.

Kondisi di Ceuta memicu reaksi keras, bahkan membuat Italia mengambil langkah tegas. Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, memutuskan untuk menangguhkan sementara pengaturan Schengen dengan Spanyol. Ia menggambarkan pemandangan di Ceuta sebagai sesuatu yang “mengejutkan”.

Perdana Menteri Sánchez menegaskan bahwa situasi di Ceuta memerlukan solidaritas dan pendekatan bersama dari seluruh negara anggota UE. Ia menekankan pentingnya kerja sama antarnegara untuk menangani krisis migrasi yang kompleks ini, bukan malah mengisolasi diri atau mengambil langkah yang hanya menguntungkan satu pihak.

Kritik dari Spanyol ini muncul setelah ribuan migran, banyak di antaranya berasal dari Maroko, berhasil memasuki Ceuta dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini menimbulkan ketegangan dan tantangan kemanusiaan yang signifikan bagi otoritas Spanyol. Menanggapi situasi tersebut, Spanyol telah mengerahkan pasukan tambahan ke Ceuta untuk mengendalikan perbatasan.

Pernyataan Perdana Menteri Meloni yang menyebut pemandangan di Ceuta “mengejutkan” mengindikasikan keprihatinan Italia terhadap dimensi kemanusiaan dari krisis tersebut. Namun, keputusan Italia untuk menangguhkan Schengen, meskipun bersifat sementara, menunjukkan adanya keretakan dalam respons kolektif UE terhadap arus migrasi yang meningkat.

Peristiwa di Ceuta ini kembali menyoroti tantangan yang dihadapi Eropa dalam mengelola perbatasan eksternalnya dan menangani isu migrasi secara terpadu. Spanyol berharap negara-negara anggota UE lainnya dapat belajar dari pengalaman ini dan bersikap lebih proaktif serta solider dalam mencari solusi jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp