Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
DUNIA

Slang Gen Z Mendominasi Parlemen India, ‘Cockroach’ Jadi Simbol Protes

Oleh Rini Widiyarti July 29, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Bahasa gaul atau slang yang populer di kalangan Generasi Z, seperti ‘delulu’ dan ‘FOMO’, tak disangka telah merambah hingga ke ruang sidang Parlemen India. Fenomena ini menjadi sorotan ketika istilah-istilah tersebut, bersama dengan ungkapan ‘cockroach’, digunakan dalam sebuah aksi protes yang mengejutkan di Gedung Parlemen India.

Sebuah insiden unik terjadi di Parlemen India pada hari Rabu, 14 Februari 2024, ketika sekelompok individu melakukan protes dengan membawa berbagai atribut yang mencantumkan istilah-istilah slang Gen Z. Aksi ini menarik perhatian publik dan media karena penggunaan bahasa yang tidak lazim di lingkungan legislatif formal.

Salah satu ungkapan yang paling mencolok dan menjadi pusat perhatian adalah ‘cockroach’ atau kecoa. Istilah ini dipilih untuk merepresentasikan para anggota parlemen yang dituduh bersikap licik dan sulit dihilangkan, layaknya serangga tersebut. Penggunaan metafora ini secara gamblang menyuarakan ketidakpuasan terhadap perilaku para politisi.

Selain ‘cockroach’, berbagai istilah slang Gen Z lainnya turut menghiasi atribut protes. Ungkapan seperti ‘delulu’, yang merujuk pada kondisi ‘delusional’ atau hidup dalam khayalan, serta ‘FOMO’ (Fear Of Missing Out) atau ketakutan ketinggalan momen, menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan oleh para demonstran. Slang ‘clock it’, yang berarti ‘menyadari’ atau ‘memperhatikan’, juga terlihat dalam salah satu spanduk.

Aksi protes ini, meskipun menggunakan pendekatan yang tidak konvensional, berhasil menarik perhatian luas. Penggunaan slang Gen Z secara efektif menjadi cara bagi para demonstran untuk mengartikulasikan kritik sosial dan politik mereka, sekaligus menunjukkan bagaimana bahasa terus berevolusi dan menemukan jalannya ke berbagai lapisan masyarakat, bahkan hingga ke institusi negara.

Seorang pengamat politik yang enggan disebutkan namanya berkomentar mengenai fenomena ini, “Ini adalah indikasi yang menarik tentang bagaimana generasi muda mengekspresikan diri mereka dan bagaimana bahasa mereka mulai mempengaruhi wacana publik, bahkan di tempat yang paling formal sekalipun.” Kutipan ini menggarisbawahi dampak dari pergeseran budaya bahasa yang dibawa oleh generasi muda.

Tindakan ini bukan hanya sekadar penggunaan kata-kata gaul, melainkan sebuah pernyataan yang disengaja. Para demonstran secara cerdas memanfaatkan popularitas dan keakraban istilah-istilah tersebut di kalangan Gen Z untuk menyampaikan pesan mereka dengan cara yang lebih berdampak dan mudah diingat oleh audiens yang lebih luas, termasuk sesama generasi mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp