Saturday, 8 August 2026
BREAKING
DUNIA

Serangan Drone Rusia Sasar Tenaga Medis Ukraina, Ancaman Kemanusiaan Makin Nyata

Oleh Rini Widiyarti August 8, 2026 54 minutes lalu 0 komentar

Tenaga medis darurat di Ukraina melaporkan peningkatan serangan drone Rusia yang secara spesifik menargetkan rumah sakit dan ambulans. Situasi ini memicu kekhawatiran serius akan keselamatan para pekerja kemanusiaan dan akses warga sipil terhadap perawatan medis di tengah konflik yang terus berlanjut.

Salah satu petugas medis yang bertugas di garis depan, yang identitasnya dirahasiakan demi keselamatannya, mengungkapkan ketakutan yang mendalam. “Saya berlari karena saya tahu saya akan mati,” ujarnya, menggambarkan momen mengerikan ketika drone Rusia menyerang area di sekitarnya. Insiden seperti ini, menurut para pekerja medis, semakin sering terjadi, menciptakan lingkungan kerja yang sangat berbahaya.

Para profesional medis ini bukan hanya menghadapi ancaman langsung dari serangan, tetapi juga dampak psikologis yang berat. Mereka bekerja di bawah tekanan ekstrem, di mana setiap panggilan tugas bisa menjadi yang terakhir. “Kami melihat rumah sakit dihancurkan, ambulans dibakar,” kata seorang relawan medis lainnya. “Ini bukan hanya tentang menyelamatkan nyawa, tapi juga tentang bertahan hidup.”

Organisasi kesehatan internasional dan badan PBB telah berulang kali menekankan pentingnya melindungi fasilitas medis dan personel kesehatan di zona konflik, sesuai dengan hukum humaniter internasional. Namun, laporan dari lapangan menunjukkan bahwa aturan ini semakin sering dilanggar. Serangan terhadap infrastruktur medis dapat memiliki konsekuensi jangka panjang yang menghancurkan, tidak hanya bagi korban langsung tetapi juga bagi kapasitas sistem kesehatan Ukraina untuk berfungsi.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 19 Maret 2024, para pekerja darurat Ukraina mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan lebih tegas guna menghentikan serangan yang disengaja terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan. Mereka menekankan bahwa setiap nyawa yang hilang akibat serangan semacam itu merupakan kerugian besar bagi kemanusiaan dan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar perlindungan sipil.

Situasi ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi Ukraina dalam mempertahankan layanan kesehatan esensial di tengah agresi militer. Para tenaga medis yang mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari berjuang untuk memberikan pertolongan di tengah kondisi yang semakin memburuk, di mana ancaman dari udara menjadi musuh yang tak terduga.

Bagikan: Facebook X WhatsApp