Friday, 11 September 2026
BREAKING
DUNIA

Senator Bernie Sanders Usulkan Pelarangan AI Super Cerdas, Soroti Potensi Ancaman dan Kepemilikan Perusahaan Teknologi

Oleh Rini Widiyarti September 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Senator Amerika Serikat Bernie Sanders mengemukakan proposal kontroversial untuk melarang pengembangan kecerdasan buatan (AI) super cerdas. Gagasan ini muncul seiring dengan meningkatnya kekhawatiran global mengenai potensi dampak negatif dan tak terkendali dari teknologi AI yang semakin canggih.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Sanders secara gamblang menyatakan pandangannya mengenai perlunya pembatasan ketat terhadap pengembangan AI yang melampaui kemampuan manusia. Ia menekankan bahwa potensi risiko yang ditimbulkan oleh AI super cerdas tidak bisa diabaikan begitu saja.

Selain usulan pelarangan, Sanders juga mengusulkan pembentukan semacam dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) di Amerika Serikat. Dana ini akan memungkinkan pemerintah AS untuk memiliki saham sebesar 50% di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan AI. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memastikan bahwa manfaat dari kemajuan AI dapat dinikmati oleh masyarakat luas, bukan hanya segelintir perusahaan teknologi.

Pandangan Sanders ini mencerminkan perdebatan yang semakin memanas di kalangan pembuat kebijakan, akademisi, dan publik mengenai regulasi AI. Kekhawatiran tentang keamanan, etika, dan potensi penyalahgunaan teknologi AI menjadi isu sentral dalam diskusi ini. Proposal pelarangan AI super cerdas, meskipun radikal, menyoroti urgensi untuk memikirkan langkah-langkah pencegahan yang mungkin diperlukan di masa depan.

Lebih lanjut, inisiatif dana kekayaan negara yang diusulkan Sanders juga dapat diartikan sebagai upaya untuk mendemokratisasi kepemilikan atas aset digital dan teknologi krusial di era modern. Dengan memiliki sebagian besar saham di perusahaan AI, pemerintah dapat memiliki pengaruh yang lebih besar dalam mengarahkan pengembangan AI agar sejalan dengan kepentingan publik dan nilai-nilai kemanusiaan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp