PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat penetrasi pasar bahan bangunan di wilayah Jawa Barat.
Peluncuran kembali Semen Kujang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendongkrak penjualan SIG, terutama di pasar Jabar yang dinilai sangat potensial. Perusahaan menargetkan peningkatan pangsa pasar di wilayah tersebut.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SIG, A. Sidharto, menyatakan bahwa kehadiran kembali Semen Kujang bukan sekadar nostalgia, melainkan sebuah langkah strategis untuk menjangkau kembali konsumen setia dan menarik konsumen baru. “Semen Kujang memiliki memori dan brand image yang kuat di masyarakat Jawa Barat. Kita ingin mengembalikan kepercayaan itu dan menawarkan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan saat ini,” ujar Sidharto.
Semen Kujang sendiri memiliki sejarah panjang di Jawa Barat. Merek ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1975 dan telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri semen di wilayah tersebut selama puluhan tahun. Dengan diresmikannya kembali Semen Kujang, SIG berupaya memanfaatkan kembali warisan merek yang telah tertanam kuat di benak konsumen.
Strategi peluncuran kembali Semen Kujang ini sejalan dengan upaya SIG untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika pasar. Perusahaan optimis bahwa dengan kombinasi merek yang kuat dan kualitas produk yang terjamin, Semen Kujang akan mampu bersaing dan meraih sukses di pasar Jawa Barat. Peluncuran ini juga menandai komitmen SIG untuk terus mendukung pertumbuhan infrastruktur dan pembangunan di seluruh Indonesia, khususnya di provinsi Jawa Barat.
