Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
POLITIK

Sekjen Golkar Optimistis Kepemimpinan Baru PBNU Jaga Persatuan dan Kontribusi NU

Oleh Danu Ilham September 1, 2026 43 minutes lalu 0 komentar

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan baru di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia secara khusus memuji KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin atas terpilihnya mereka sebagai Ketua Umum dan Katib Aam PBNU, berharap keduanya mampu meneruskan peran NU dalam menjaga persatuan bangsa dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.

Sarmuji menyampaikan pandangannya ini setelah KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dan Gus Kikin (Yahya Cholil Staquf) sebagai Katib Aam dalam Muktamar ke-34 NU yang diselenggarakan di Lampung pada 25-26 Desember 2021. Menurutnya, dinamika pemilihan di tubuh PBNU selalu menarik untuk dicermati, namun yang terpenting adalah hasil akhirnya yang diharapkan membawa kebaikan bagi organisasi dan umat.

“Saya optimistis KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin akan bisa merawat persatuan dan kontribusi NU, Insya Allah,” ujar Sarmuji dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/12/2021). Ia menambahkan bahwa NU memiliki sejarah panjang dalam berkontribusi untuk kemajuan Indonesia, dan kepemimpinan baru ini diharapkan dapat melanjutkan tradisi tersebut.

Lebih lanjut, Sarmuji menilai bahwa Gus Kikin, sapaan akrab Yahya Cholil Staquf, memiliki rekam jejak yang baik dan pemikiran yang luas. Pengalamannya di berbagai forum internasional juga dinilai dapat memperkaya peran NU di kancah global. Sementara itu, KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam sebelumnya, diharapkan dapat memberikan arahan dan bimbingan yang bijaksana dalam memimpin PBNU.

Pemilihan Ketua Umum dan Katib Aam PBNU ini merupakan bagian dari rangkaian Muktamar ke-34 NU yang berlangsung di Lampung. Hasil pemilihan ini diharapkan dapat memberikan angin segar bagi PBNU dalam menghadapi tantangan zaman dan terus menjadi pilar penting bagi keutuhan bangsa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp