Thursday, 10 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Satu dari Lima Perempuan Mengalami Gangguan Mental Selama Masa Kehamilan dan Pasca Melahirkan

Oleh Muzairi M September 10, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan fakta mengkhawatirkan bahwa hampir seperlima atau sekitar 20% perempuan di seluruh dunia mengalami masalah kesehatan mental selama periode kehamilan hingga satu tahun setelah melahirkan. Angka ini menyoroti urgensi perhatian terhadap kesehatan jiwa ibu di Indonesia dan global.

Temuan WHO ini didasarkan pada perkiraan global yang menunjukkan prevalensi gangguan mental pada ibu hamil dan pasca melahirkan mencapai angka yang signifikan. Kondisi ini mencakup berbagai spektrum masalah kejiwaan, mulai dari depresi, kecemasan, hingga gangguan yang lebih serius.

Situasi ini perlu menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Kesehatan mental ibu memiliki dampak langsung pada kesejahteraan diri ibu, bayi yang dikandung, serta keharmonisan keluarga.

Penting untuk diingat bahwa gangguan mental selama masa kehamilan dan setelah melahirkan bukanlah sebuah aib, melainkan kondisi medis yang memerlukan penanganan profesional. Dukungan dari lingkungan terdekat, akses terhadap layanan kesehatan mental yang memadai, serta kampanye edukasi yang gencar dapat membantu mengurangi stigma dan mendorong ibu untuk mencari pertolongan.

Data WHO ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental ibu adalah fondasi penting bagi generasi mendatang. Investasi dalam pencegahan, deteksi dini, dan penanganan gangguan mental pada ibu adalah langkah krusial untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Bagikan: Facebook X WhatsApp