Monday, 24 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Rupiah Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS di Awal Pekan

Oleh Yohanes August 24, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Nilai tukar Rupiah kembali mengalami pelemahan di awal pekan perdagangan, Senin (24/8/2026). Mata uang Garuda ditutup pada level Rp17.721 per Dolar Amerika Serikat, menyusut 27 poin atau sekitar 0,15% dari penutupan sebelumnya.

Posisi penutupan Rupiah di Rp17.721 per Dolar AS ini menjadi catatan penting di akhir perdagangan Senin. Pelemahan sebesar 0,15% tersebut mencerminkan adanya tekanan terhadap mata uang domestik dalam menghadapi mata uang Paman Sam.

Analis pasar keuangan, Budi Santoso, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa pergerakan Rupiah dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi global maupun domestik. “Pergerakan nilai tukar selalu dinamis, dipengaruhi oleh sentimen pasar, kebijakan moneter, dan kondisi ekonomi secara umum,” ujar Budi.

Meskipun terjadi pelemahan, Budi Santoso menekankan bahwa fluktuasi nilai tukar Rupiah masih dalam batas kewajaran yang sering terjadi di pasar keuangan. Ia menambahkan bahwa volatilitas ini perlu dicermati oleh para pelaku pasar dan pembuat kebijakan.

Pemerintah dan Bank Indonesia terus memantau perkembangan nilai tukar Rupiah secara berkala untuk menjaga stabilitas ekonomi. Upaya stabilisasi terus dilakukan melalui berbagai instrumen kebijakan yang tersedia guna mengantisipasi dampak negatif terhadap perekonomian nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp