Kebakaran hutan yang melanda Pulau Kreta, Yunani, terus membesar dan memaksa ribuan warga dievakuasi. Angin kencang memperparah kobaran api di wilayah Rethymno, menambah daftar panjang bencana alam yang tengah melanda Eropa.
Otoritas setempat melaporkan bahwa lebih dari 2.000 orang telah dipindahkan dari rumah mereka di beberapa desa di sekitar Rethymno. Evakuasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan demi keselamatan warga, mengingat api yang terus menyebar dengan cepat.
Wakil Walikota Rethymno, Yiannis Ventiris, menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi ini. “Kami menghadapi situasi yang sangat sulit,” ujarnya, menggambarkan bagaimana api terus merusak lanskap dan mengancam pemukiman. Ia juga menambahkan bahwa petugas pemadam kebakaran bekerja tanpa henti untuk mengendalikan situasi.
Petugas pemadam kebakaran dari berbagai daerah, termasuk dari Athena, dikerahkan untuk membantu upaya pemadaman di Kreta. Sebanyak 15 pesawat pemadam kebakaran dan dua helikopter dikerahkan untuk menjatuhkan air dari udara, sementara ratusan petugas darat berjuang memadamkan api di darat. Operasi ini sangat bergantung pada kondisi angin yang berubah-ubah.
Selain di Kreta, gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa juga memicu kebakaran hutan di berbagai negara lain. Di Italia, api hebat melalap sebagian besar wilayah Sisilia, memaksa penutupan sementara Bandara Palermo pada hari Selasa. Di Kroasia, lebih dari 100 kebakaran aktif dilaporkan, sebagian besar di sekitar kota Dubrovnik yang bersejarah.
Situasi di Albania juga memprihatinkan, dengan puluhan kebakaran hutan terjadi di seluruh negeri. Pemerintah Albania telah meminta bantuan dari Uni Eropa untuk mengatasi bencana ini. Presiden Albania, Ilir Meta, pada hari Rabu lalu menyatakan bahwa negara tersebut berada dalam kondisi darurat akibat kebakaran hutan yang meluas.
Kondisi ini menegaskan kembali dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Gelombang panas yang intens dan berkepanjangan menjadi pemicu utama kebakaran hutan yang semakin sulit dikendalikan di berbagai belahan Eropa.
