Sebuah petisi daring yang menuding Duta Besar Amerika Serikat untuk Kanada, Pete Hoekstra, melakukan campur tangan diplomatik dalam urusan domestik Kanada telah mengumpulkan lebih dari 60.000 tanda tangan. Tuntutan ini mencuat sebagai respons terhadap pernyataan Hoekstra yang dianggap mengintervensi proses politik internal Kanada.
Gerakan yang dipelopori oleh warga Kanada ini menyoroti kekhawatiran mendalam terkait independensi negara dalam menentukan kebijakan dan proses demokrasi. Petisi tersebut secara spesifik menyoroti klaim Hoekstra mengenai “campur tangan” dalam pemilihan umum Kanada, sebuah pernyataan yang dianggap banyak pihak sebagai pelanggaran norma diplomatik.
Petisi yang beredar di platform daring tersebut tidak hanya menjadi wadah ekspresi kekecewaan, tetapi juga simbol kesatuan warga Kanada yang menuntut akuntabilitas dari perwakilan asing. Lebih dari 60.000 orang telah memberikan dukungan mereka, menunjukkan luasnya dukungan terhadap desakan pengusiran diplomat AS tersebut.
Dalam petisi tersebut, disebutkan bahwa Duta Besar AS Pete Hoekstra dituduh melakukan “campur tangan diplomatik dalam urusan domestik Kanada”. Pernyataan ini merujuk pada berbagai komentar dan tindakan Hoekstra yang dianggap oleh para penandatangan petisi sebagai upaya untuk mempengaruhi atau mengomentari isu-isu internal Kanada yang seharusnya menjadi kewenangan eksklusif negara tersebut.
Petisi ini secara tegas meminta agar Duta Besar AS, Pete Hoekstra, segera diusir dari Kanada. Argumen utamanya adalah bahwa tindakannya telah melampaui batas-batas kewenangan diplomatik dan menimbulkan kekhawatiran serius tentang kedaulatan dan integritas proses demokrasi Kanada. Ribuan tanda tangan yang terkumpul menjadi bukti nyata dari ketidakpuasan publik terhadap kehadiran dan tindakan Hoekstra di tanah Kanada.
