Friday, 31 July 2026
BREAKING
DUNIA

Ribuan Migran Serbu Ceuta, Spanyol Lakukan Evakuasi

Oleh Rini Widiyarti July 31, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sekitar 49.000 migran dilaporkan telah memasuki wilayah Ceuta, sebuah enklave Spanyol di Afrika Utara, demikian pernyataan resmi dari pihak berwenang. Lonjakan kedatangan ini terjadi setelah ribuan migran lainnya dilaporkan secara ilegal melintasi perbatasan pada hari Kamis dan Jumat sebelumnya.

Pemerintah Spanyol dengan sigap merespons situasi ini dengan mengumumkan rencana evakuasi bagi sebagian besar migran yang telah memasuki Ceuta. Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska, menyatakan bahwa negara akan berusaha untuk mengembalikan mereka yang tidak berhak tinggal di Spanyol. “Kami akan mengembalikan mereka yang tidak memenuhi syarat untuk tinggal di Spanyol,” tegas Marlaska, menekankan komitmen pemerintah untuk menangani gelombang migrasi ini.

Langkah evakuasi ini diambil menyusul serbuan ribuan migran yang berhasil menyeberangi pagar perbatasan Ceuta. Otoritas Spanyol memperkirakan jumlah migran yang datang pada hari Kamis dan Jumat mencapai ribuan orang. Kedatangan massal ini menimbulkan tantangan logistik dan kemanusiaan yang signifikan bagi Ceuta, sebuah kota yang berbatasan langsung dengan Maroko.

Situasi di Ceuta menjadi sorotan internasional mengingat besarnya jumlah migran yang datang dalam waktu singkat. Pemerintah Spanyol berupaya menyeimbangkan antara penegakan hukum perbatasan dan tanggung jawab kemanusiaan. Pernyataan Menteri Dalam Negeri mencerminkan upaya untuk mengendalikan situasi sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para migran.

Keputusan untuk melakukan evakuasi ini merupakan bagian dari strategi Spanyol dalam mengelola arus migrasi yang terus meningkat ke wilayahnya. Proses evakuasi diperkirakan akan melibatkan koordinasi dengan otoritas Maroko untuk memastikan kelancaran pengembalian migran ke negara asal mereka atau negara yang bertanggung jawab atas mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp