Friday, 28 August 2026
BREAKING
DUNIA

Ratko Mladić, “Jagall Bosnia” Divonis Bersalah Atas Kejahatan Perang dan Kemanusiaan

Oleh Rini Widiyarti August 28, 2026 53 minutes lalu 0 komentar

Hakim Pengadilan Pidana Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) pada Selasa, 22 November 2017, di Den Haag, Belanda, menyatakan Ratko Mladić bersalah atas 10 dari 11 tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Vonis ini mengakhiri persidangan yang panjang bagi mantan komandan militer Serbia Bosnia yang dijuluki “Jagall Bosnia” karena perannya dalam kampanye pembersihan etnis selama Perang Bosnia.

Mladić dinyatakan bersalah atas genosida di Srebrenica, di mana lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia dibunuh pada Juli 1995. Ia juga dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan lainnya, termasuk pengepungan Sarajevo yang berlangsung selama 44 bulan, menyebabkan kematian ribuan warga sipil.

Pengadilan menyatakan Mladić bertanggung jawab atas tindakan pasukannya yang melakukan pembunuhan, penganiayaan, dan perlakuan tidak manusiawi terhadap non-Serbia di wilayah yang dikuasai Serbia Bosnia. Hakim Alphons Orie membacakan putusan tersebut di hadapan Mladić yang duduk di kursi rodanya, didampingi tim pengacaranya. Suasana di ruang sidang penuh ketegangan, dengan keluarga korban hadir untuk menyaksikan momen bersejarah ini.

Selama persidangan yang dimulai pada Mei 2012, jaksa penuntut menyajikan bukti-bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan langsung Mladić dalam perencanaan dan pelaksanaan kejahatan tersebut. Saksi-saksi mata yang selamat dari kekejaman memberikan kesaksian yang mengharukan, menggambarkan kengerian yang mereka alami di bawah komando Mladić. Pihak pembela Mladić berargumen bahwa kliennya tidak bersalah dan hanya menjalankan perintah atau bertindak untuk membela kaum Serbia.

Namun, hakim memutuskan sebaliknya. Dalam putusannya, Hakim Orie menegaskan bahwa Mladić memiliki niat untuk menghancurkan kelompok-kelompok tertentu dan bahwa tindakannya melampaui batas-batas perang yang sah. “Pengadilan tidak ragu bahwa Mladić adalah pelaku utama,” ujar Hakim Orie, menekankan bahwa Mladić adalah sosok sentral dalam mencapai tujuan kriminal bersama.

Ratko Mladić, yang lahir pada 24 Maret 1942, memimpin Tentara Republika Srpska (VRS) dari tahun 1992 hingga 1995. Ia ditangkap pada Mei 2011 setelah buron selama 16 tahun, dan akhirnya diadili di Den Haag. Vonis ini disambut dengan lega oleh banyak pihak, termasuk komunitas internasional dan para penyintas, sebagai langkah penting menuju keadilan bagi para korban konflik Bosnia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp