Ratusan warga Norwegia membanjiri Istana Kerajaan di Oslo pada Sabtu (29/8) untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Raja Harald V. Momen haru ini diwarnai dengan peletakan rangkaian bunga yang tak terhitung jumlahnya di depan gerbang istana, menjadi simbol duka cita yang mendalam dari masyarakat.
Kepergian Raja Harald V, yang memerintah Norwegia selama 31 tahun, meninggalkan kesedihan mendalam bagi rakyatnya. Beliau dikenal sebagai sosok yang dekat dengan rakyat dan selalu mengedepankan persatuan bangsa. Rangkaian bunga yang menghiasi halaman Istana Kerajaan menjadi saksi bisu penghargaan dan cinta warga Norwegia kepada raja mereka.
Banyak warga yang datang membawa bunga dan pesan pribadi untuk Raja Harald V. Suasana khidmat terasa saat mereka satu per satu meletakkan karangan bunga, beberapa di antaranya diiringi tangisan pilu. “Beliau adalah raja yang luar biasa. Kami akan sangat merindukannya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, sembari menambahkan bunga ke tumpukan yang kian menjulang.
Selain peletakan bunga, momen ini juga dimanfaatkan warga untuk saling menguatkan dan berbagi kenangan tentang sosok Raja Harald V. Berbagai cerita tentang kebaikan, kepemimpinan, dan kepribadian Raja Harald V dibagikan, menciptakan atmosfer kebersamaan di tengah duka.
Pihak Istana Kerajaan secara resmi mengumumkan wafatnya Raja Harald V pada Jumat (28/8). Pengumuman ini sontak menyebar dengan cepat dan memicu gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, baik di dalam maupun luar negeri. Kepulangan Raja Harald V menjadi kehilangan besar bagi Norwegia, namun semangat dan warisannya akan terus hidup di hati rakyatnya.
