Sunday, 16 August 2026
BREAKING
HIBURAN

Puncak Intrik di Sinetron ‘Istiqomah Cinta’: Khansa Terpukul Kabar Palsu Kematian Fathan, Dalang Kebohongan Terus Beraksi

Oleh Wibowo June 25, 2026 2 months lalu 0 komentar

Sinetron ‘Istiqomah Cinta’ kembali menyajikan drama yang menguras emosi pada episode Kamis, 25 Juni 2020, pukul 21.30 WIB di SCTV. Alur cerita kali ini menyoroti kepanikan besar Linda setelah mengetahui Khansa masih hidup dan sempat menghubungi Vionika. Ketakutan akan pertemuan Khansa dan Fathan mendorong Linda untuk merancang sebuah kebohongan keji yang menargetkan Khansa, sang protagonis utama.

Mencegah bersatunya kembali Khansa dan Fathan menjadi motif utama Linda dalam melancarkan rencana liciknya. Ia segera memerintahkan Dody untuk mencari sebuah makam yang baru dikuburkan. Makam tersebut kemudian diganti batu nisannya dengan nama Fathan Wiratama, sebuah tindakan yang bertujuan untuk memalsukan kematian Fathan. Dody, yang memiliki kepentingan serupa untuk memisahkan Khansa dari Fathan, menyetujui rencana tersebut tanpa banyak pertimbangan.

Di sisi lain, Vionika mendapat tugas penting untuk memastikan Fathan tetap terisolasi di Sukabumi. Ia harus mencegah Fathan mengetahui segala intrik dan kebohongan yang sedang terjadi di Jakarta. Ini adalah bagian krusial dari strategi Linda untuk menjaga agar Khansa dan Fathan tetap terpisah.

Tak lama setelah serangkaian persiapan keji itu, Khansa tiba di rumah keluarga di Jakarta, ditemani oleh Anggun. Kedatangan mereka disambut dengan sandiwara duka yang diperankan Vionika. Vionika, dengan pakaian serba hitam, berpura-pura histeris dan mengabarkan bahwa jasad Fathan disebut telah ditemukan oleh nelayan.

Kabar palsu tersebut langsung menghantam Khansa dengan telak. Ia terpukul dan diliputi kesedihan mendalam atas berita yang diyakininya sebagai kepergian orang terkasihnya. Namun, penderitaannya tidak berhenti sampai di situ, justru semakin memuncak setelah memasuki rumah.

Di dalam rumah, Khansa justru harus menghadapi serbuan tuduhan dan cacian dari Linda, Dody, Darto, dan Elva. Mereka secara membabi buta menyalahkannya atas berbagai musibah yang menimpa keluarga. Bahkan, Khansa dituding sebagai penyebab kematian Fathan dan Monika, sebuah tuduhan yang sangat berat dan tidak berdasar.

Anggun, yang setia mendampingi Khansa, tidak bisa tinggal diam melihat perlakuan tidak adil tersebut. Ia segera membela Khansa dan menuntut agar para penuduh menunjukkan bukti atas semua tuduhan keji yang mereka lontarkan. Anggun berusaha menjadi satu-satunya pembela Khansa di tengah badai fitnah tersebut.

Puncak dari kesedihan Khansa terjadi ketika ia dibawa ke area pemakaman. Di hadapannya, tegak berdiri sebuah nisan bertuliskan nama Fathan, lengkap dengan gundukan tanah merah yang masih tampak baru. Pemandangan makam palsu itu sukses menghancurkan seluruh kekuatan Khansa. Ia tak kuasa menahan tangis histeris.

Dengan putus asa, Khansa memeluk nisan tersebut sambil meratapi kepergian orang yang paling dicintainya. Ia tidak sedikit pun menyadari bahwa semua yang dilihat dan dirasakannya hanyalah bagian dari kebohongan besar. Ini adalah jebakan emosional yang dirancang secara sistematis untuk menipunya dan menghancurkan semangatnya.

Ironisnya, di saat yang sama, Fathan masih berjuang mencari keberadaan Khansa. Ia menghubungi Vionika menggunakan ponsel milik Udin, berharap mendapatkan petunjuk. Fathan meminta foto terbaru Khansa untuk membantu tim SAR dalam melakukan pencarian, menunjukkan bahwa ia sama sekali tidak menyerah.

Namun, Vionika kembali memainkan peran liciknya. Ia berbohong kepada Fathan dengan mengatakan bahwa panggilan tersebut berasal dari dokter rumah sakit yang sedang mengabarkan kondisi Linda. Kebohongan ini berhasil menutupi fakta krusial bahwa Fathan sebenarnya masih hidup dan sedang mencari Khansa. Vionika dengan sengaja memutus setiap jembatan komunikasi yang bisa menghubungkan kembali Khansa dan Fathan.

Setelah berhasil memanipulasi Khansa dan Fathan, keluarga tersebut terus berupaya mengusir Khansa agar meninggalkan Jakarta. Tujuan utama mereka adalah memastikan Khansa menjauh dari semua kebenaran dan tidak akan pernah bertemu lagi dengan Fathan. Intrik ini menunjukkan betapa kompleksnya konflik dan dendam yang melingkupi hubungan keluarga dalam sinetron ‘Istiqomah Cinta’. Para penonton tentu penasaran apakah kebohongan besar ini akan terungkap dan bagaimana Khansa serta Fathan akan menghadapi takdir mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp