Thursday, 3 September 2026
BREAKING
BERITA

Psikologi Ungkap 9 Cara Ampuh untuk Mulai Berlaku Baik pada Diri Sendiri

Oleh Emanuel September 3, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Memulai kebiasaan bersikap baik pada diri sendiri bisa menjadi langkah awal yang krusial dalam menjaga kesehatan mental. Seringkali, kita tanpa sadar melukai diri sendiri melalui pola pikir dan ucapan negatif yang dianggap lumrah. Psikologi menawarkan panduan praktis untuk mengubah kebiasaan tersebut, dimulai dari pengakuan dan penerimaan diri.

Menurut pandangan psikologis, salah satu fondasi utama dalam berlaku baik pada diri sendiri adalah menghentikan kebiasaan menyakiti diri melalui dialog internal negatif. Kata-kata yang selama ini kita ucapkan pada diri sendiri, meski terasa biasa, ternyata memiliki dampak besar. Mengubah narasi internal ini menjadi lebih positif dan suportif adalah langkah pertama yang fundamental.

Ada sembilan strategi yang direkomendasikan untuk mulai mengimplementasikan kebaikan pada diri sendiri. Pertama, berlatih self-compassion, yaitu memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan pengertian layaknya memperlakukan sahabat terdekat saat ia sedang kesulitan. Ini melibatkan kesadaran akan penderitaan diri, perasaan kesamaan dengan manusia lain yang juga mengalami penderitaan, serta menumbuhkan kebaikan hati pada diri sendiri.

Selanjutnya, menetapkan batasan yang sehat (setting healthy boundaries) menjadi kunci. Ini berarti belajar mengatakan ‘tidak’ pada hal-hal yang menguras energi atau tidak sejalan dengan nilai-nilai diri, serta melindungi waktu dan ruang pribadi. Memprioritaskan kebutuhan diri sendiri, bukan berarti egois, melainkan sebagai bentuk penghargaan terhadap diri.

Praktik kesadaran penuh atau mindfulness juga sangat ditekankan. Dengan lebih hadir di saat ini, seseorang dapat lebih mengenali pikiran dan perasaan tanpa menghakimi, serta meresponsnya dengan lebih tenang dan bijaksana. Ini membantu mengurangi reaksi impulsif terhadap stres atau emosi negatif.

Selain itu, penting untuk merayakan pencapaian sekecil apapun. Mengakui dan menghargai usaha serta keberhasilan, sekecil apapun itu, dapat membangun rasa percaya diri dan motivasi. Jangan lupa pula untuk memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang pernah terjadi. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar, dan berlarut-larut dalam rasa bersalah hanya akan menghambat kemajuan.

Mengelilingi diri dengan orang-orang yang suportif juga krusial. Hubungan yang positif dapat memberikan dukungan emosional dan perspektif baru. Menghabiskan waktu untuk aktivitas yang disukai dan menenangkan juga merupakan bentuk perawatan diri yang penting. Ini bisa berupa hobi, meditasi, atau sekadar beristirahat.

Terakhir, mengenali dan menerima emosi adalah langkah esensial. Alih-alih menekan atau menghindari emosi negatif, cobalah untuk memahaminya sebagai sinyal yang perlu diperhatikan. Dengan menerapkan kesembilan cara ini secara konsisten, seseorang dapat secara bertahap membangun hubungan yang lebih sehat dan penuh kasih dengan diri sendiri.

Bagikan: Facebook X WhatsApp