Tuesday, 8 September 2026
BREAKING
DUNIA

Protes Staf Tutup Menara Eiffel, Dugaan Diskriminasi Terhadap Karyawati Perempuan

Oleh Rini Widiyarti September 8, 2026 15 minutes lalu 0 komentar

Menara Eiffel, salah satu ikon pariwisata dunia, terpaksa ditutup sementara pada hari Minggu (30/7/2023) akibat aksi mogok yang dilakukan oleh stafnya. Penutupan ini dipicu oleh insiden yang diduga melibatkan pemindahan karyawati perempuan dari area tertentu demi mengakomodasi kunjungan keagamaan.

Menurut laporan, insiden tersebut terjadi pada hari Sabtu (29/7/2023) dan menyebabkan sejumlah karyawati perempuan merasa terhina. Pihak serikat pekerja menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk diskriminasi dan pelecehan terhadap hak-hak perempuan.

Menanggapi situasi ini, Walikota Paris, Anne Hidalgo, telah memerintahkan penyelidikan mendalam terkait dugaan insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dan akan ada investigasi menyeluruh untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Juru bicara serikat pekerja, sebagaimana dikutip, menyampaikan bahwa para karyawati perempuan merasa ‘terhina’ atas perlakuan yang mereka terima. “Ini adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan melanggar prinsip kesetaraan gender,” ujar juru bicara tersebut.

Aksi mogok staf yang berujung pada penutupan Menara Eiffel ini telah menarik perhatian publik dan media internasional. Pihak pengelola Menara Eiffel belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut mengenai kronologi kejadian atau solusi yang akan diambil.

Insiden ini kembali mengangkat isu kesetaraan gender di tempat kerja, khususnya di institusi yang menjadi sorotan dunia. Investigasi yang dijanjikan oleh Walikota Paris diharapkan dapat memberikan kejelasan dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Penutupan Menara Eiffel, meskipun bersifat sementara, tentu berdampak pada sektor pariwisata dan citra kota Paris sebagai destinasi wisata yang ramah bagi semua kalangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp