Friday, 21 August 2026
BREAKING
DUNIA

Protes ‘Kecoa’ India Tuntut Perbaikan Sekolah, Siswa Setuju

Oleh Rini Widiyarti August 21, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Partai Keadilan Kecoa India (CJP) melancarkan kampanye baru yang menyoroti kondisi memprihatinkan sekolah-sekolah negeri di negara itu. Para siswa pun menyuarakan dukungan mereka terhadap tuntutan perbaikan infrastruktur dan fasilitas pendidikan.

Gerakan yang dipimpin oleh CJP ini berawal dari keprihatinan mendalam terhadap minimnya fasilitas dasar di banyak sekolah pemerintah. Kelompok aktivis ini, dengan julukan ‘Kecoa’, memilih nama tersebut untuk mencerminkan ketahanan dan kemampuan mereka untuk bertahan dalam kondisi sulit, layaknya serangga yang sering dianggap hama namun sulit diberantas.

Salah satu fokus utama kampanye ini adalah mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan parah. CJP melaporkan bahwa banyak sekolah masih beroperasi tanpa fasilitas sanitasi yang memadai, seperti toilet yang layak, serta kekurangan ruang kelas yang aman dan nyaman untuk belajar. Kondisi ini, menurut mereka, sangat menghambat proses belajar mengajar dan berdampak buruk pada kesehatan serta keselamatan siswa.

Seorang juru bicara CJP, yang tidak disebutkan namanya, menyatakan, “Kami tidak akan berhenti sampai sekolah-sekolah kami layak untuk anak-anak India. Pendidikan adalah hak dasar, bukan kemewahan.” Pernyataan ini menegaskan komitmen kuat mereka untuk memperjuangkan hak-hak pendidikan yang setara bagi semua anak.

Dukungan datang dari berbagai kalangan, termasuk para siswa yang menjadi korban langsung dari kondisi sekolah yang buruk. Seorang siswa kelas 8 dari Uttar Pradesh, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya. “Kami belajar di kelas yang bocor saat hujan, dan kami harus berbagi satu toilet untuk ratusan siswa. Kami ingin sekolah yang aman dan bersih seperti di kota-kota besar,” ujarnya. Keluhan serupa datang dari siswa di berbagai daerah, menunjukkan bahwa masalah ini bersifat sistemik dan meluas.

Kampanye CJP tidak hanya berfokus pada kritik, tetapi juga menawarkan solusi konkret. Mereka mendesak pemerintah untuk meningkatkan anggaran pendidikan, melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi sekolah, serta melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan perbaikan fasilitas. CJP juga berencana untuk terus menggelar aksi damai dan kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu ini, dengan harapan dapat menciptakan tekanan yang cukup besar agar pemerintah segera mengambil tindakan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp