Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
DUNIA

Presiden Gambia Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Protes Pemadaman Listrik

Oleh Rini Widiyarti September 9, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Banjul, Gambia – Presiden Gambia, Adama Barrow, menyerukan ketenangan kepada warganya menyusul gelombang protes yang diwarnai kekerasan akibat pemadaman listrik yang meluas. Seruan ini disampaikan di tengah situasi krisis energi yang telah berlangsung berbulan-bulan di negara tersebut.

Sejak Juni lalu, Gambia dilanda pemadaman listrik yang kerap terjadi dan berlangsung lama. Warga melaporkan bahwa beberapa pemadaman bahkan mencapai durasi hingga 48 jam, menimbulkan kesulitan dan ketidakpuasan yang mendalam.

Menanggapi situasi yang memanas, Presiden Barrow menggarisbawahi pentingnya persatuan dan ketabahan. Ia menekankan, “Anda tidak sendirian dalam kegelapan.” Pernyataan ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak oleh krisis listrik berkepanjangan.

Protes yang terjadi di berbagai wilayah negara mencerminkan tingkat frustrasi yang tinggi di kalangan penduduk. Pemadaman listrik yang parah ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi dan kualitas hidup masyarakat secara umum. Durasi pemadaman yang ekstrem, seperti yang dilaporkan oleh penduduk, telah memperparah kondisi ini.

Pemerintah Gambia di bawah kepemimpinan Presiden Barrow terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi krisis energi ini. Berbagai langkah strategis dan dialog dengan pemangku kepentingan terkait diklaim sedang diintensifkan untuk memulihkan pasokan listrik yang stabil dan andal bagi seluruh rakyat Gambia. Imbauan presiden agar warga tetap tenang diharapkan dapat meredakan ketegangan sembari menunggu perbaikan yang dijanjikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp