Presiden terpilih Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah untuk memberikan insentif signifikan bagi industri motor listrik dalam negeri. Pemberian insentif ini akan berlaku bagi produsen yang berhasil mencapai target produksi satu juta unit motor listrik di Indonesia.
Menurut Prabowo, setiap unit motor listrik yang berhasil diproduksi dan dipasarkan di tanah air akan membawa tiga bentuk kemenangan sekaligus. “Setiap satu juta motor listrik yang kita produksi di sini, ini adalah tiga kemenangan,” ujar Prabowo dalam keterangan persnya di Jakarta pada Kamis, 16 Mei 2024.
Kemenangan pertama yang dimaksud adalah kemandirian industri dalam negeri. Dengan memproduksi motor listrik secara massal di Indonesia, negara dapat mengurangi ketergantungan pada impor komponen maupun unit jadi dari luar negeri. Hal ini akan memperkuat rantai pasok industri otomotif nasional dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Kemenangan kedua, lanjut Prabowo, adalah kontribusi terhadap lingkungan. Motor listrik merupakan solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan bermotor konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil. Produksi massal motor listrik akan mempercepat transisi menuju energi bersih dan mengurangi emisi gas rumah kaca, sejalan dengan upaya global untuk mengatasi perubahan iklim.
Sementara itu, kemenangan ketiga berkaitan dengan peningkatan daya saing ekonomi nasional. Dengan berkembangnya industri motor listrik, Indonesia berpotensi menjadi pemain utama di pasar kendaraan listrik regional maupun global. Hal ini dapat mendorong ekspor dan mendatangkan devisa negara.
Prabowo menekankan bahwa insentif yang akan diberikan bukan sekadar janji, melainkan sebuah strategi konkret untuk mendorong pertumbuhan sektor kendaraan listrik di Indonesia. Detail mengenai jenis insentif dan mekanisme pemberiannya akan diumumkan lebih lanjut oleh kementerian terkait setelah pemerintahannya resmi berjalan.
