Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
BADMINTON

Polytron Pontianak International Challenge 2026: Ajang Bulutangkis Internasional Hadir di Kalimantan Barat

Oleh Wibowo August 25, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Pontianak, Kalimantan Barat, akan segera menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional bergengsi. Polytron Pontianak International Challenge 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–30 Agustus 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani. Turnamen ini merupakan bagian dari kalender resmi Badminton World Federation (BWF) dengan kategori International Challenge dan menawarkan total hadiah senilai US$20.000.

Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan Pengprov PBSI Kalimantan Barat, dengan Polytron sebagai sponsor utama. Ketua Panitia Pelaksana, Yuni Kartika, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan Indonesia sebagai tuan rumah dan berharap ajang ini dapat melahirkan talenta bulutangkis baru serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Pontianak.

“Kami merasa bangga dan bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengumpulkan poin peringkat dunia, tetapi juga kami harapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan lahirnya talenta-talenta baru yang kelak mampu bersinar di panggung bulutangkis dunia. Di sisi lain, kami berharap penyelenggaraan turnamen ini memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong perkembangan olahraga, pariwisata, dan perekonomian daerah, sekaligus memperkenalkan kota Pontianak,” ujar Yuni Kartika.

Persaingan di Polytron Pontianak International Challenge 2026 dipastikan sengit dengan partisipasi peserta dari 17 negara. Selain Indonesia, negara-negara lain yang akan mengirimkan wakilnya antara lain Taipei, India, Malaysia, Thailand, Australia, Brunei Darussalam, Korea, Selandia Baru, Inggris, Jepang, Slovakia, Singapura, Kanada, Amerika Serikat, Prancis, dan Portugal. Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak, diikuti oleh India, Taipei, Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, S.H., menekankan pentingnya turnamen ini sebagai momen bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga internasional. “Penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dan POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan bulutangkis bertaraf internasional. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai negara merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan Pontianak dan Kalimantan Barat kepada dunia. Kami berharap kedua turnamen ini dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses, sekaligus memberikan manfaat bagi perkembangan bulutangkis serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan dalam mewujudkan penyelenggaraan dua ajang internasional ini,” kata Joko Sularso.

Sejumlah wakil andalan Indonesia akan turut serta, memanfaatkan turnamen ini untuk menambah pengalaman dan mengumpulkan poin BWF. Di sektor tunggal putra, nama-nama seperti Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Christian Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo akan tampil. Sektor tunggal putri akan diwakili Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri. Pasangan ganda putra yang akan berlaga antara lain Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo. Sektor ganda putri akan diperkuat Siti Sarah Azzahra/Velisha Christina, Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari, dan Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika. Sementara itu, ganda campuran akan menampilkan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana.

Kehadiran para atlet Indonesia diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat Pontianak untuk memberikan dukungan langsung. PP PBSI melihat penyelenggaraan turnamen ini sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas kompetisi berkualitas ke berbagai daerah dan memberikan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk unjuk gigi di kancah internasional.

Kenny Meigar, Public Relations Manager Polytron, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis. “Dukungan kami terhadap Polytron Pontianak International Challenge 2026 merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ujar Kenny Meigar.

Masyarakat dapat menyaksikan langsung pertandingan dengan harga tiket terjangkau, yakni Rp20.000 untuk semua babak, sudah termasuk voucher makanan dan minuman senilai Rp10.000. Tiket dapat dibeli melalui tiket.com dan pembelian langsung di Tiket Box GOR Terpadu A Yani 90 menit sebelum pertandingan dimulai. Bagi yang tidak dapat hadir, pertandingan semifinal pada Sabtu, 29 Agustus, dan final pada Minggu, 30 Agustus (mulai pukul 13.00 WIB) akan disiarkan langsung di iNews TV.

Bagikan: Facebook X WhatsApp