New Delhi, 21 Agustus 2026 – Perjalanan dua pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum, harus terhenti di babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026. Keduanya gagal melangkah lebih jauh setelah menelan kekalahan dari lawan masing-masing di India.
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, yang berstatus unggulan ke-13, takluk dari pasangan Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, dengan skor 11-21, 11-21. Meski telah menyiapkan strategi, Febriana mengakui ketangguhan lawan.
“Alhamdulillah tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Hari ini memang tidak mudah, kami sudah menyiapkan beberapa pola dan sudah coba menerapkannya tadi. Tapi mereka sudah begitu siap dan alot sekali, ditambah kami pun kurang sabar dan akhirnya melakukan kesalahan,” ujar Febriana.
Meskipun belum meraih hasil yang memuaskan, Febriana melihat adanya peningkatan dalam permainan mereka. “Secara hasil pastinya kami belum puas tapi ada beberapa progress peningkatan yang kami rasakan dan itu ingin kami terus pertahankan,” tambahnya.
Senada dengan Febriana, Meilysa Trias Puspitasari menekankan pentingnya kesabaran dan konsistensi dalam menghadapi lawan dengan gaya bermain serupa. “Kami harus bisa lebih tahan, lebih konsisten dan lebih sabar kalau bertemu dengan lawan dengan pola seperti mereka,” ucap Meilysa.
Sementara itu, Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum, yang merupakan unggulan ke-12, harus mengakui keunggulan pasangan Tiongkok, Li Yi Jing/Luo Xu Min, dengan skor 13-21, 14-21. Rachel menyoroti banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan.
“Kami banyak melakukan kesalahan, banyak mati sendiri. Kami sudah coba mengikuti semua instruksi pelatih tapi hari ini pukulan kami banyak tidak pas,” ungkap Rachel.
Ia menambahkan bahwa permainan pasangan Tiongkok tidak menunjukkan perubahan signifikan dari pertemuan sebelumnya. “Secara permainan, sepertinya tidak ada yang berubah dari pasangan China dibandingkan pertemuan terakhir dan kami sudah siapkan tapi tidak berjalan sesuai harapan,” lanjutnya.
Febi Setianingrum turut menyayangkan performa mereka yang tidak sesuai harapan. “Hari ini kami juga tidak keluar speednya, kami tidak bisa mengimbangi mereka,” jelas Febi.
Ke depannya, Febi berharap mereka bisa meningkatkan konsistensi pukulan dan mengurangi kesalahan sendiri. “Ke depan harus bisa lebih konsisten pukulannya dan tidak banyak mati sendiri,” tutupnya.
