Friday, 4 September 2026
BREAKING
BADMINTON

POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026: Ester/Lanny Lolos Dramatis, Salsa/Sheila Takluk dari Ganda Tiongkok

Oleh Wibowo September 4, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Pontianak, 3 September 2026 – Pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo, berhasil melangkah ke babak selanjutnya di POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah melalui pertandingan sengit. Sementara itu, Salsabila Zahra Aulia/Sheila Lidia harus mengakui keunggulan lawan mereka dari Tiongkok.

Dalam laga babak 16 besar (WD-R16), Lanny Tria Mayasari dan Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil mengatasi perlawanan wakil Korea Selatan, Kim Yu Jung/Lee Yu Lim, dengan skor 21-13 dan 21-18. Kemenangan ini disambut syukur oleh Lanny, yang menyatakan bahwa kunci keberhasilan mereka adalah pemahaman pola permainan lawan yang didapat dari pertemuan sebelumnya. “Alhamdulillah bisa menang tanpa cedera apapun. Kunci kemenangan hari ini karena baru minggu lalu bertemu dan poinnya ramai jadi tadi sudah tahu pola-polanya, seperti apa harus antisipasinya dan lebih yakin juga,” ujar Lanny.

Lanny menambahkan bahwa mereka berhasil memaksakan tempo permainan cepat kepada lawan yang cenderung bermain lambat. “Kami tahu tipe permainan mereka kan dengan tempo lambat tapi kami bisa memaksa mereka main cepat dan pasti membuat mereka tidak nyaman,” jelasnya.

Sementara itu, Ester mengakui sempat terjadi ketegangan di akhir gim kedua ketika lawan sempat mengejar. “Di gim kedua akhir, kami sudah unggul tapi mereka sempat mengejar karena saya kurang sabar tapi Puji Tuhan pas poin-poin terakhir bisa lebih tenang, tidak terburu-buru dan konsisten dengan pola yang mau diterapkan,” tuturnya.

Menatap laga selanjutnya, Ester menegaskan fokus timnya tidak terpengaruh oleh hasil mengejutkan dari unggulan lain. “Kami tidak mau fokus ke lawan-lawan yang lain karena misalnya pikirannya unggulan 1 dan 2 sudah kalah, pasangan Koerea juga sudah kalah tapi kami mau fokus ke diri kami saja mempersiapkan untuk besok. Lawan kami siapa, itu yang kami pelajari. Kalau peluang semua pasangan pasti mau menang,” tegasnya.

Di sisi lain, perjuangan Salsabila Zahra Aulia dan Sheila Lidia harus terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari pasangan Tiongkok, Liao Li Xi/Shen Shi Yao, dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-15, 14-21, dan 18-21. Salsabila menilai pertandingan berlangsung ketat karena keseimbangan skill antar pemain.

“Pertandingan hari ini cukup ketat karena kita berempat mungkin punya skill yang berimbang. Di gim pertama tadi posisi menang angin jadi pola kami lebih dapat sejak awal. Di gim kedua, posisi berbalik dan kami tidak siap akan perubahan pola mereka,” ungkap Salsabila.

Ia menambahkan bahwa di gim ketiga, meskipun sempat memegang kendali, kesulitan muncul ketika posisi angin berbalik. “Di gim ketiga awal kami bisa kembali pegang kontrol pertandingan, unggul 11-7 di interval. Tapi saat berbalik posisi, kembali kami kesulitan membendung serangan mereka dengan tenaga-tenaga yang cukup besar,” jelasnya.

Merasa belum puas dengan hasil tersebut, Salsabila menekankan pentingnya evaluasi. “Pasti belum puas karena kalah kalah, mau main sebagus apapun, ya istilahnya tetap kalah. Kami harus banyak evaluasi berkaca dari pertandingan tadi,” katanya.

Sheila Lidia turut mengungkapkan kendalanya saat pertandingan, terutama ketika berada di posisi kalah angin. “Saya merasa memang lawan terus mengincar saya dan di posisi kalah angin, kalah tekanan, saya berusaha sekuat apapun defensenya tetap sulit karena kalah tenaga,” keluhnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp