PT PLN (Persero) memastikan kesiapan pasokan listrik dan jaringan telekomunikasi, termasuk Wi-Fi, untuk mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diselenggarakan di Jombang. Kesiapan ini ditinjau langsung oleh Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa, di lokasi acara.
Ali Masykur Musa melakukan kunjungan pada hari Rabu (17/11/2021) ke Pondok Pesantren Tebuireng dan Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, yang menjadi dua lokasi utama penyelenggaraan Muktamar NU. Tinjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh infrastruktur kelistrikan dan jaringan telekomunikasi yang dibutuhkan telah siap beroperasi secara optimal.
Dalam kunjungannya, Ali Masykur Musa menyatakan komitmen PLN untuk memberikan layanan terbaik. “PLN siap mendukung penuh kelancaran Muktamar ke-35 NU dengan memastikan pasokan listrik yang andal dan jaringan internet yang stabil, termasuk Wi-Fi,” ujar Ali Masykur Musa. Ia menambahkan bahwa PLN telah melakukan berbagai persiapan teknis, termasuk penyediaan genset cadangan dan penempatan personel teknis di lokasi acara untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Selain fokus pada pasokan listrik, PLN juga memberikan perhatian khusus pada ketersediaan jaringan Wi-Fi. Ketersediaan akses internet yang memadai sangat penting untuk mendukung berbagai kegiatan Muktamar, mulai dari peliputan media, komunikasi antarpeserta, hingga penyelenggaraan sesi-sesi diskusi secara daring jika diperlukan. PLN menargetkan konektivitas yang lancar bagi seluruh elemen yang terlibat dalam perhelatan akbar ini.
Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Desember 2021. Pemilihan Jombang sebagai tuan rumah menandai kembalinya Muktamar NU ke kota santri ini, yang diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses berkat dukungan infrastruktur yang memadai, termasuk dari sektor kelistrikan dan telekomunikasi yang dikelola oleh PLN.
