Friday, 31 July 2026
BREAKING
EKONOMI

PLN EPI Tingkatkan Kemandirian Perempuan Pesisir Cilacap Lewat Program Srikandi Movement

Oleh Yohanes July 31, 2026 1 hour lalu 0 komentar

PT PLN (Persero) Energi Primer Indonesia (EPI) mengukuhkan komitmennya terhadap praktik Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dengan mendorong pemberdayaan perempuan di wilayah pesisir. Melalui program unggulan Srikandi Movement, fokus diberikan pada peningkatan ketahanan masyarakat, khususnya perempuan, dalam menghadapi bencana di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Inisiatif ini menandai langkah strategis PLN EPI dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Program Srikandi Movement secara spesifik membekali para perempuan pesisir dengan pengetahuan dan keterampilan yang krusial untuk mitigasi dan adaptasi terhadap risiko bencana alam yang kerap melanda daerah pesisir.

Pelatihan dan pendampingan intensif menjadi tulang punggung program ini. Para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai identifikasi potensi bencana, teknik penyelamatan dasar, hingga manajemen logistik pascabencana. Tujuannya adalah agar perempuan pesisir Cilacap tidak hanya menjadi penerima manfaat bantuan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di komunitas mereka.

Selain fokus pada kesiapsiagaan bencana, Srikandi Movement juga dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi para perempuan. Melalui berbagai lokakarya dan fasilitasi usaha, PLN EPI berupaya membuka peluang baru bagi perempuan pesisir untuk mengembangkan potensi diri dan meningkatkan taraf hidup keluarga mereka. Pemberdayaan ekonomi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Peran perempuan dalam masyarakat pesisir sangatlah vital. Mereka seringkali menjadi pilar utama dalam menjaga kelangsungan hidup keluarga dan komunitas, terutama saat menghadapi situasi krisis. Dengan Srikandi Movement, PLN EPI berinvestasi pada kekuatan dan potensi perempuan ini, memastikan mereka memiliki kapasitas yang memadai untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Desa Bunton, tetapi juga dapat menjadi model replikasi bagi wilayah pesisir lainnya di Indonesia. Komitmen PLN EPI terhadap ESG melalui pemberdayaan perempuan ini menegaskan visi perusahaan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp