JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan tengah berupaya keras menormalkan kembali distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Barat. Upaya percepatan ini difokuskan pada optimalisasi penerimaan pasokan dari kapal pengangkut serta peningkatan penyaluran BBM ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di provinsi tersebut.
Langkah signifikan ini diambil menyusul adanya kendala yang sempat menghambat kelancaran pasokan BBM di beberapa daerah di Kalimantan Barat. Dengan memprioritaskan efisiensi dalam proses penerimaan kargo BBM dari kapal, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bertekad memastikan ketersediaan BBM dapat terpenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, strategi peningkatan volume penyaluran ke SPBU juga menjadi kunci utama. Hal ini dilakukan guna menambal potensi kekurangan pasokan dan memastikan stok BBM di setiap SPBU tetap memadai. Peningkatan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan BBM untuk kebutuhan sehari-hari maupun operasional.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, dalam keterangan resminya yang dirilis pada tanggal 15 Maret 2023, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga stabilitas pasokan energi. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan aman di seluruh wilayah operasional kami, termasuk di Kalimantan Barat,” ujar Riva Siahaan. Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk regulator dan pemerintah daerah, guna mengantisipasi dan mengatasi setiap tantangan yang muncul.
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa sejak awal Maret 2023, Pertamina Patra Niaga telah menggenjot realisasi penyaluran BBM bersubsidi maupun non-subsidi. Khusus untuk jenis BBM bersubsidi, realisasi penyaluran di Kalimantan Barat hingga awal Maret 2023 telah mencapai angka yang signifikan, dengan Pertalite tercatat sebesar 133.472 kiloliter dan Biosolar sebanyak 104.284 kiloliter. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan upaya ekstra yang dilakukan Pertamina.
Upaya normalisasi distribusi BBM ini diharapkan dapat segera dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kalimantan Barat, dengan ketersediaan BBM yang stabil dan harga yang terjangkau. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi efektivitas langkah-langkah yang telah diambil, serta siap melakukan penyesuaian strategi apabila diperlukan demi kelancaran pasokan energi di seluruh Indonesia.
