Saturday, 25 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Pertamina Patra Niaga Dorong Ekosistem Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Penerbangan di ASEAN

Oleh Yohanes July 25, 2026 1 hour lalu 0 komentar

PT Pertamina Patra Niaga memegang peranan penting dalam upaya pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di kawasan ASEAN. Langkah terbaru perusahaan adalah partisipasinya dalam ASEAN Sustainable Aviation Fuel Workshop 2026 yang diselenggarakan di Denpasar, Bali.

Acara ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan merumuskan langkah konkret dalam mendorong penggunaan bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan. Pertamina Patra Niaga secara aktif berkontribusi dalam forum ini, menegaskan komitmennya terhadap transisi energi hijau di sektor aviasi.

Dalam workshop tersebut, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang pengembangan SAF di Indonesia. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara di ASEAN untuk menciptakan standar dan kerangka regulasi yang kondusif bagi pertumbuhan industri SAF. “Kita perlu bersinergi untuk membentuk kebijakan yang mendukung, mulai dari produksi hingga rantai pasoknya,” ujar Riva Siahaan.

Pertamina Patra Niaga sendiri telah mengambil langkah-langkah awal dalam pengembangan SAF. Perusahaan ini tengah menjajaki potensi produksi SAF dari berbagai sumber, termasuk limbah minyak jelantah dan bahan baku nabati lainnya. Upaya ini sejalan dengan target global untuk mengurangi emisi karbon di sektor penerbangan.

Selain itu, workshop ini juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik antarnegara anggota ASEAN. Diskusi mendalam mengenai teknologi produksi SAF, standar kualitas, serta insentif yang dapat diberikan untuk mendorong adopsi SAF menjadi agenda utama. Kehadiran para ahli dan perwakilan industri dari berbagai negara diharapkan dapat mempercepat proses pengembangan dan implementasi SAF di kawasan ini.

Melalui partisipasinya di ASEAN Sustainable Aviation Fuel Workshop 2026, Pertamina Patra Niaga menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam transisi energi penerbangan yang lebih ramah lingkungan di Indonesia dan kawasan ASEAN. Pengembangan ekosistem SAF yang kuat diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mencapai target keberlanjutan sektor aviasi global.

Bagikan: Facebook X WhatsApp