Peregrine Cold Logistics (PCL), pemain utama dalam platform logistik dan cold storage terintegrasi di Asia, secara resmi mengumumkan ekspansi bisnisnya ke pasar Indonesia. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembentukan perusahaan patungan (joint venture) dengan Sinar Primera, sebuah entitas lokal yang memiliki rekam jejak kuat di industri terkait.
Pembentukan perusahaan patungan ini menandai komitmen PCL untuk memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara, dengan fokus khusus pada kebutuhan infrastruktur rantai dingin yang terus meningkat di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PCL dan Sinar Primera bertekad untuk membangun dan mengembangkan jaringan fasilitas cold storage yang modern dan efisien di berbagai wilayah strategis di Indonesia.
Perusahaan patungan ini akan memanfaatkan keahlian PCL dalam teknologi cold storage mutakhir dan standar operasional global, yang dipadukan dengan pemahaman mendalam Sinar Primera mengenai dinamika pasar lokal dan jaringan bisnisnya yang mapan di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menyediakan solusi rantai dingin yang komprehensif, mulai dari penyimpanan suhu terkontrol hingga layanan logistik terkait.
“Kami sangat antusias dengan kesempatan untuk bermitra dengan Sinar Primera dan membawa keahlian kami dalam logistik terintegrasi ke Indonesia. Pasar Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang luar biasa, terutama dalam sektor yang membutuhkan penanganan rantai dingin yang cermat, seperti makanan segar, farmasi, dan produk bernilai tinggi lainnya,” ujar Penggagas dan CEO Peregrine Cold Logistics, Daniel Tan. Ia menambahkan, “Kemitraan ini akan memungkinkan kami untuk melayani pelanggan dengan standar global, didukung oleh pemahaman lokal yang kuat.”
Sementara itu, perwakilan dari Sinar Primera menyatakan optimisme terhadap kolaborasi ini. “Bergabung dengan Peregrine Cold Logistics merupakan langkah penting bagi kami untuk meningkatkan kapabilitas dan jangkauan layanan kami di Indonesia. Dengan pengalaman dan teknologi yang dimiliki PCL, kami yakin dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi dan keamanan rantai pasok di berbagai industri vital di tanah air,” ungkapnya.
Pengembangan infrastruktur cold storage ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri terkait, mengurangi kerugian pasca-panen, serta memastikan kualitas dan keamanan produk yang didistribusikan di seluruh Indonesia. Perusahaan patungan ini akan segera memulai tahapan perencanaan dan pengembangan fasilitasnya, dengan target operasional dalam waktu dekat.
